Senin, 15 Januari 2024

SENI BUDAYA BAB 6 SOUVENIR ANYAMAN

 BENTUK-BENTUK ANYAMAN DI INDONESIA


Kerajinan anyaman merupakan salah satu produk budaya Indonesia yang telah lama dikenal di dalam dan luar negeri. Kerajinan tangan yang satu ini selalu menarik untuk dibahas karena kerajinan anyaman pun masih dilakukan sebagian masyarakat Indonesia hingga saat ini. Kegiatan seni anyaman yang juga disebut menganyam ini juga telah menjadi kegiatan turun-temurun bagi sebagian masyarakat Indonesia yang masih lestari hingga kini.

Kamu perlu tahu lebih jauh mengenai kerajinan anyaman ini. Simak penjelasan mengenai pengertian, fungsi, dan macam-macam kerajinan anyaman berikut ini.

 

Pengertian Kerajinan Anyaman



Kerajinan anyaman tradisional daun lontar - wonderverse

 

Secara umum, kerajinan anyaman merupakan seni kegiatan tindih-menindih dan silang menyilang, seperti mengepang rambut atau membuat tikar. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBII), anyaman merupakan suatu hal menganyam, barang yang sudah dianyam.

Bahan yang digunakan dalam kerajinan anyaman ini adalah bahan tumbuh-tumbuhan kuat, seperti lidi, rotan, bambu, akar, bulu, pandan, mengkuang, jut, daun lontar, dan sebagainya. Bahan ini biasanya mudah dikeringkan dan lembut. Anyaman merupakan bukti tradisi Indonesia yang muncul karena ada seni mengayam bambu.

Kerajinan anyaman adalah salah satu dari kebudayaan yang dimiliki manusia sejak zaman prasejarah yang pada saat itu digunakan sebagai salah satu cara untuk memenuhi kebutuhan sandang dan perlengkapan pendukung sehari-hari.

Kerajinan ini pun terus berkembang hingga saat ini dan hasil kerajinan tersebut juga sudah menjadi sebagai kebutuhan yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan masyarakat.

 

Fungsi Kerajinan Anyaman



Kerajinan anyaman memiliki banyak bentuk, ukuran, dan fungsi - wonderverse

 

Kerajinan anyaman di Indonesia biasanya digunakan untuk barang sehari-hari. Masing-masing produk anyaman memiliki bentuk, ukuran, dan fungsinya masing-masing, mulai dari aseupan (pengukus nasi), boboko (tempat nasi), besek (kemasan hantaran), hihid (kipas), samak (tikar), serta keranjang.

Produk anyaman yang digunakan sebagai barang sehari-hari umumnya anyaman halus dan motifnya lebih terlihat. Ada pula jenis yang disebut anyaman kasar yang digunakan sebagai bahan arsitektur untuk membuat rumah, kandang, keramba, hingga bubu (perangkap ikan).

 

Macam-macam Jenis Kerajinan Anyaman



Ada beragam jenis kerajinan anyaman yang perlu kamu tahu - wonderverse

 

Kerajinan anyaman dimulai dari awal mendapatkan bahan baku. Setelah bahan baku terkumpul, terdapat beberapa proses seperti mengeringkan, menipiskan, hingga dilanjutkan untuk merajutnya sebelum menjadi sebuah karya. Nah, berikut ini adalah macam-macam kerajinan anyaman:

1. Kerajinan anyaman pandan

Anyaman pandan merupakan kerajinan yang terbuat dari daun pandan duri. Daun pandan duri memiliki karakteristik serat yang panjang dan kuat. Hal itulah yang membuat pandan sangat baik untuk digunakan sebagai salah satu bahan dasar berbagai produk, termasuk untuk seni anyaman. 

Anyaman pandan merupakan salah satu jenis yang sedikit lebih rumit dibandingkan dengan jenis-jenis anyaman lainnya. Ini terjadi karena pengolahan daun pandan berduri tersebut.

 

2. Kerajinan anyaman buluh

Buluh adalah sebuah tanaman berumpun, berakar serabut yang batangnya beruas-ruas, berongga, dan keras. Karakteristik buluh inilah yang membuat tanaman tersebut menjadi salah satu bahan baku yang cocok untuk dibuat dalam berbagai kerajinan tangan, termasuk dalam kerajinan anyaman.

 

3. Kerajinan anyaman mengkuang

Anyaman mengkuang tentu saja terbuat dari daun mengkuang. Beberapa kerajinan anyaman yang sering kali dijumpai berjenis anyaman mengkuang ini dapat ditemukan pada perabotan di rumah sehari-hari seperti tikar atau tudung saji.

 

4. Kerajinan anyaman lidi

Kerajinan anyaman yang satu ini tergolong lebih unik daripada jenis anyaman lainnya. Anyaman lidi umumnya terbuat dari lidi kelapa yang dianyam untuk menjadi perabotan rumah tangga atau kebutuhan lainnya di rumah.

 

5. Kerajinan anyaman ribu-ribu

Sebutan anyaman ribu-ribu ini diambil berdasarkan nama berbagai tumbuhan paku atau pakis. Oleh karena itu, anyaman ini dibentuk dari sebuah tanaman paki dan juga pakis yang menjadi bahan dasar pembuatannya.

 

6. Kerajinan anyaman rotan

Anyaman jenis ini adalah kerajinan yang terbuat dari rotan yang sudah diolah atau diproses. Biasanya anyaman rotan ini dapat dibuat menjadi berbagai barang atau perabotan yang sering dijumpai di rumah, salah satunya adalah kursi, gelang, tali, dan lainnya.

Di samping beberapa bahan-bahan alami untuk membuat berbagai jenis anyaman tradisional, kegiatan menganyam juga sering kali menggunakan bahan buatan. Hal ini berguna untuk beberapa orang belajar terlebih dahulu mengenai teknik menganyam. Beberapa bahan buatan tersebut antara lain kertas, kulit sintetis, kain, mika, pita, dan benda yang sekiranya bisa digunakan dan didapatkan dengan mudah untuk proses menganyam.

Kerajinan anyaman ini begitu mendarah daging di tanah air. Namun, anyaman pun adalah salah satu jenis kerajinan tangan di Indonesia dari sekian banyak kerajinan tangan lainnya dari berbagai daerah di Indonesia yang sangat terkenal hingga ke mancanegara. Kamu juga bisa memilikinya, lho!

 




Senin, 08 Januari 2024

SENI RUPA BAB 6 MEMBUAT SOUVENIR DARI ANYAMAN

 Pada pembelajaran Seni Rupa Kelas V Sekolah Dasar terdapat kegiatan tentang Membuat Souvenir Dari Anyaman. Tujuan pembelajaran kali ini adalah siswa dapat menentukan tiga nama kerajinan souvenir anyaman. Siswa dapat menguraikan tiga bahan kerajinan souvenir anyaman. Siswa dapat mengevaluasi aneka jenis kerajinan souvenir dengan berbagai teknik pembuatannya. Siswa dapat menciptakan karya seni kerajinan souvenir dengan teknik anyaman sesuai kreatifitasnya sendiri. Pada Pembelajaran Unit 6 ini siswa diajak untuk membuat karya aneka souvenir dengan bentuk yang disukai sesuai dengan teknik dan fungsinya.


A. Kerajinan Souvenir
Kerajinan tangan souvenir atau cendramata sesuai fungsinya adalah untuk dijadikan cendramata dari daerah tertentu atau dari even tertentu kemudian di koleksi secara pribadi atau dihadiahkan untuk orang lain. Dalam perkembangannya souvenir atau cendramata dari tiap daerah akan berbeda-beda baik bentuk, teknik pembuatan maupun bahannya, di sesuaikan dengan selera atau pesanan konsumen.

Dalam pembelajaran ini, setelah siswa mengenal dan menguasai berbagai jenis anyaman pada unit pembelajaran sebelumnya, siswa diminta mempraktikkan membuat karya seni souvenir dari anyaman dari berbagai jenis pola anyaman dengan arahan dari guru dengan kreasinya sendiri, dapat membuat berbagai jenis produk karya seni souvenir dari anyaman sesuai kreativitas dan keinginannya siswa sendiri.

B. Souvenir dari Anyaman
Menurut Dekranas (2014:136) “Berdasarkan bentuknya, anyaman dibagi menjadi dua, yaitu: (1) Anyaman dua dimensi, yaitu anyaman yang hanya memiliki ukuran panjang dan lebar saja, kalaupun seandainya memiliki ketebalan, ketebalan tersebut tidak terlalu diperhitungkan, (2) Anyaman tiga dimensi, yaitu anyaman yang memiliki ukuran panjang, lebar, dan tinggi. Bentuk-bentuk anyaman dibuat berdasarkan fungsinya, misalnya bagi masyarakat petani/nelayan, anyaman dibentuk menjadi topi, bakul, tudung saji, tikar dan aneka rupa yang dibentuk untuk digunakan sehari-hari”.
Suvenir Anyaman
Sejalan dengan perkembangan zaman, anyaman tidak hanya berbentuk kerajinan tradisional saja tetapi telah berkembang sesuai fungsinya seperti: sandal, kursi, tas lampu lampion, tempat wadah tertentu, juga dapat berbentuk tiga demensi, misalnya dibuat produk souvenir, misalnya dibentuk sebagai gantungan kunci atau kerajinan lain yang memiliki nilai artistik.

C. Langkah-Langkah Membuat Souvenir Anyaman
Dalam pembelajaran ini setelah mengetahui dan mengenal berbagai jenis, bentuk dan teknik menganyam dalam membuat karya seni anyaman, siswa diminta untuk membuat karya seni tiga dimensi berbentuk suovenir dengan teknik anyam sederhana. Siswa akan mempraktikkan membuat souvenir dengan berebagai jenis, bentuk dan teknik menganyam dengan ide dan kreatifitasnya sendiri sesuai arahan guru. Dalam membuat karya seni souvenir anyaman tersebut dapat dari bahan- bahan yang tersedia di daerah sekitar siswa untuk menghasilkan karya seni souvenir anyaman yang indah.

Alat:
  1. Alat potong, Cutter, Gunting, Pisau, alat khusus di daerah tertentu, dan lain-lain.
  2. Siswa dipersilahkan menggunakan alat khusus yang tersedia di daerah sekitar.

Bahan:
  1. Bahan alam seperti: bambu, rotan, eceng gondok, daun kelapa, daun lontar, dan daun pandan, jerami, dan lain-lain.
  2. Bahan buatan seperti: kertas dan serat plastik, aneka jenis pita,Kain Flanel.
  3. Bahan pewarna: cat, pigmen, pewarna alam, dan lain-lain.
  4. Bahan hiasan tambahan sesuai keinginan.

Berikut adalah langkah-langkah pembuatan karya seni anyaman untuk membuatsouvenir gantugan kunci dari anyaman dengan bahan pita jepang dengan teknik anyaman bertumpuk.
Souvenir
  1. Siapkan pita jepang dan potonglah sesuai keinginan, dapat di buat dari bahan alam buatan lainnya yang tersedia;
  2. Sebelum memulai dalam pengerjaannya masukkanlah dua utas pita jepang ke dalam lubang ujung gantungan kunci terlebih dahulu;
  3. Pastikan berada di tengah antara panjang pita yang digunakan;
  4. Kemudian ikatlah pita dekat pangkal gantungan kunci tersebut;
  5. Mulailah melipat anyaman dengan mengurai empat helai pita jepang untukdilipat dan ditindihkan satu sama lain;
  6. Kemudian melakukan penyilangan pita dengan cara bergantian satu per satu pita dilipat dan ditindihkan keatas pita yang lain sehingga saling menindih;
  7. Lakukan berulang kali sampai mendapatkan ketebalan yang diinginkan;
  8. katlah pada pangkal anyaman agar rangakaian tidak mudah lepas dan terlihat lebih menarik.

Salah satu model pembelajaran yang dapat dipilih adalah Visual Auditori dan Kinestetik (VAK). Menurut Shoimin (2014), langkah-langkah yang dilakukan dalam pelaksanaan model pembelajaran visual auditori dan kinestetik (VAK) adalah sebagai berikut: (1) Tahap persiapan (kegiatan pendahuluan), (2) Tahap Penyampaian (kegiatan inti pada eksplorasi),(3) Tahap Pelatihan (kegiatan inti pada elaborasi), dan (4) Tahap penampilan hasil (kegiatan inti pada konfirmasi).

Kamis, 04 Januari 2024

FAKTA DAN OPINI DALAM BAHASA INDONESIA

 FAKTA & OPINI


Sebelum mempelajari materi Fakta dan Opini silahkan tulis soal di bawah ini di buku tulis dan kerjakan!
Kerjakan soal di bawah ini di buku tulis!
Soal:
1.   Carilah 10 contoh fakta!
2    Carilah 10 contoh opini!

FAKTA dan OPINI merupakan dua kata yang berbeda maknanya.

Yuk kita pelajari perbedaannya!

Untuk memahami perbedaan Fakta dan Opini maka kita harus tahu makna dari keduanya.

Fakta adalah sesuatu hal yang nyata dan asli atau benar-benar ada keberadaannya.

Fakta bisa juga diartikan sesuatu yang bisa kita jangkau dengan panca indra, terutama indra penglihatan. Contohnya ikan memiliki sirip, manusia memiliki gigi.

Opini adalah sesuatu hal yang merupakan pendapat pikiran orang. 

Sehingga perbedaan fakta dan opini adalah jika Fakta suatu hal yang nyata sedangkan opini adalah pendapat orang yang belum tentu sama dengan orang lain.

Ciri-Ciri Fakta dan Opini



Contoh Fakta

  1. Satu tahun terdiri dari 12 bulan.
  2. Indonesia merdeka pada tanggal 17 Agustus 1945.
  3. Indonesia merupakan bagian dari benua Asia.
  4. Dalam satu minggu terdapat 7 hari.
  5. Provinsi Jawa Barat ibu kotanya adalah Bandung Pada tahun 2004.
  6. Terjadi bencana besar tsunami di Aceh.
  7. Matahari terbit dari arah timur, lalu terbenam di barat .
  8. Indonesia merupakan sebuah negara kepulauan.
  9. Sapi adalah hewan yang berkaki empat dan makhluk herbivora.
  10. Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) adalah salah satu negara kepulauan yang memiliki 5 pulau besar, yakni Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Irian Jaya dan Jawa.
  11. Gula Jawa adalah material yang bisa membuat minuman menjadi memiliki cita rasa manis.
  12. Pensil Yang dijual oleh beberapa swalayan memiliki harga diatas sepuluh ribu rupiah.
  13. Oksigen adalah sebuah energi yang sangat dibutuhkan oleh manusia untuk bertahan hidup
  14. Negara Kesatuan Republik Indonesia berhasil merdeka pada 17 Agustus 1945 atas penjajahan Belanda dan Jepang.
  15. Bahasa Indonesia adalah bahasa persatuan dan bahasa resmi yang digunakan oleh seluruh masyarakat Indonesia dalam kehidupan sehari-hari.
  16. Matahari terbit di sebelah timur pada pagi hari dan terbenam di sebelah barat pada sore hari
  17. Ayam dan burung termasuk dalam kategori binatang unggas yang berkembang biak dengan bertelur.
  18. Joko Widodo adalah Presiden Republik Indonesia ke delapan.
  19. Jakarta adalah ibukota Negara Indonesia saat ini.
  20. Bencana besar tsunami pernah melanda Provinsi Aceh pada tahun 2004. 
  21. Landak memiliki duri dalam tubuhnya yang berfungsi sebagai alat untuk mempertahankan dirinya dari ancaman serangan hewan lainnya.
  22. Pemerintah telah memberikan lampu hijau bagi perizinan untuk menyelenggarakan kegiatan- kegiatan dan acara besar seperti konser musik, festival, konferensi, hingga resepsi pernikahan—sumber berita dari Jawapos.com
  23. Warga di sekitar Jalan Brantas Kota Probolinggo, pagi kemarin terkejutkan karena ada insiden kebakaran yang muncul dari PT Rimba Sempana Indonesia (RSI) di lokasi Kelurahan Pilang, Kecamatan Kademangan—sumber berita dari Jawapos.comWali Kota Semarang Hendrar Prihadi menerima kunjungan Duta Besar Belanda untuk Indonesia, Lambert Grijns di Balaikota Semarang pada Kamis, 30 September—sumber berita dari Tempo.com
  24. Personel gabungan TNI-Polri berhasil menangkap 5 pelaku penyerangan di Pos Koramil Kisar yang mengakibatkan 4 prajurit TNI gugur, 2 September 2021—sumber berita dari Kompas.com
  25. Ada 300 unit rumah habis terbakar di Kompleks Nelayan Borobudur II Kelurahan Pardani Manokwari, Papua Barat, pada Kamis 30 September 2021 sekitar pukul 11. 30 WIT hingga pukul 

Contoh Opini

  1. 8.Orang yang badannya kurus itu jarang makan.
  2. Saya rasa tahun ini akan ada banyak bencana yang terjadi.
  3. Jika kamu mengenakan hijab, tentu akan terlihat lebih cantik.
  4. Besok aku pasti naik kelas.
  5. Sebenarnya menjadi seorang pengusaha sukses itu sangat mudah.
  6. Laki-laki tenaganya lebih kuat daripada perempuan.

7.       Rumah milik artis Hollywood tersebut besar sekali.

8.       Orang kurus biasanya tidak suka dan jarang makan. 

9.       Perut buncit bisa terjadi karena setelah makan seseorang langsung tidur. 

10.   Indonesia adalah negara yang sangat indah dan nyaman untuk ditinggali.

11.   Mobil keluaran terbaru dari Suzuki sangat cepat dibandingkan versi dalam kelasnya.

12.   Makanan buatan ibu hari ini sangat lezat.

13.   Tampaknya nanti sore akan turun hujan deras dan disertai dengan angin kencang.

14.   Soto Surabaya akan terasa lebih gurih jika ditambahkan dengan sedikit perasan air jeruk.

15.   Bunga mawar adalah bunga yang paling indah dibandingkan bunga- bunga lainya.

16.   Matematika dan Fisika adalah mata pelajaran yang paling susah dan banyak dibenci oleh siswa sekolah.

Senin, 01 Januari 2024

SINGKATAN & AKRONIM

 


Sebelum menuju materi silahkan tulis soal di bawah ini di google dokumen pada link drive berikut:

https://drive.google.com/drive/folders/1RBuggMO7b5fxDGRPmfZ4Oz5AK6bUVOsS?usp=sharing


SOAL:

1.   Pengertian akronim adalah ...

2.   Pengertian singkatan adalah ...

3.   BDR, Drs, letkol, Letjend, dan S.Pd . Yang merupakan bentuk singkatan adalah ...

4.   Buatlah 3 kalimat yang melibatkan singkatan! ...

5.   Buatlah 3 kalimat yang melibatkan akronim! ...

Singkatan dan akronim, keduanya terlihat sama padahal berbedaBiar paham perbedaan singkatan dan akronim, kamu bisa mulai dengan mempelajari pengertian akronim dan singkatan. Dari pengertian tersebut, kamu bakal menemukan perbedaan mendasar dari keduanya.

Akronim adalah bagian dari abreviasi, proses pemendekan kata yang diambil dari tiap kata maupun suku kata sehingga menjadi suatu kata yang bisa dibaca. 

sedangkan 

Singkatan adalah hasil dari pemendekan yang berupa huruf atau gabungan huruf.

dari fungsinya akronim dan singkatan memiliki perbedaan.

Fungsi Akronim:

1. Akronim sebagai penyingkat nama

2. Akronim sebagai semboyan dan media humor


Fungsi Singkatan

1. Meringkas huruf dan kata

2. Memudahkan penulisan.


Contoh Akronim:

1. Akronim Nama Diri

Akronim nama diri yang terdiri atas huruf awal dan setiap kata ditulis dengan huruf kapital tanpa tanda titik. Contoh akronim nama diri:

  • BIG = Badan Informasi Geospasial
  • BIN = Badan Intelijen Negara
  • LIPI = Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia
  • LAN = Lembaga Administrasi Negara
  • PASI = Persatuan Atletik Seluruh Indonesia

2. Nama Diri yang Berupa Gabungan Suku 

Kemudian akronim nama diri yang berupa gabungan suku kata atau gabungan huruf dan suku kata dari deret kata ditulis dengan huruf awal kapital. Contoh akronim nama diri yang berupa gabungan suku kata:

  • Bulog = Badan Urusan Logistik
  • Bappenas = Badan Perencanaan Pembangunan Nasional
  • Kowani = Kongres Wanita Indonesia
  • Kalteng = Kalimantan Tengah
  • Mabbim = Majelis Bahasa Brunei Darussalam-Indonesia-Malaysia
  • Suramadu = Surabaya Madura
  • Kemenristek = Kementerian Riset dan Teknologi
  • Kemenpera = Kementerian Perumahan Rakyat 
  • Kemenpora = Kementerian Pemuda dan Olahraga 
  • Kemenkumham = Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia 
  • Bappenas = Badan Perencanaan Pembangunan Nasional 
  • Bapeten = Badan Pengawas Tenaga Nuklir 
  • Batan = Badan Tenaga Nuklir Nasional 
  • Lemsaneg = Lembaga Sandi Negara 
  • Lapan = Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional 
  • Lemhannas = Lembaga Ketahanan Nasional 
  • Basarnas = Badan SAR Nasional
  • Kejagung = Kejaksaan Agung Republik Indonesia

3. Gabungan huruf Awal dan Suku Kata

Selanjutnya, ada akronim yang terdiri dari bukan nama diri. Jadi berupa gabungan huruf awal dan suku kata atau gabungan suku kata ditulis dengan huruf kecil. Contoh:

  • iptek = ilmu pengetahuan dan teknologi
  • pemilu = pemilihan umum
  • puskesmas = pusat kesehatan masyarakat
  • rapim = rapat pimpinan
  • rudal = peluru kendali
  • tilang = bukti pelanggaran

Contoh Singkatan

1. Nama Orang, Gelar, Sapaan, Jabatan, dan Pangkat

Contoh singkatan nama orang, gelar, sapaan, jabatan, dan pangkat, yang diikuti dengan tanda titik pada setiap unsur singkatan:

  • A.H. Nasution = Abdul Haris Nasution
  • H. Hamid = Haji Hamid
  • Suman Hs. = Suman Hasibuan
  • W.R. Supratman = Wage Rudolf Supratman
  • M.B.A. = master of business administration
  • M.Hum. = magister humaniora
  • M.Si. = magister sains
  • S.E. = sarjana ekonomi
  • S.Sos. = sarjana sosial
  • S.Kom. = sarjana komunikasi
  • Sdr. = saudara

2. Huruf Awal Setiap Kata Nama Lembaga

Singkatan terdiri dari huruf awal setiap kata nama lembaga pemerintah, lembaga pendidikan, atau lembaga lainnya. Singkatan ini harus ditulis dengan huruf kapital tanpa tanda titik. Contoh singkatan dari nama lembaga:

  • NKRI = Negara Kesatuan Republik Indonesia
  • UI = Universitas Indonesia
  • PBB = Perserikatan Bangsa-Bangsa
  • WHO = World Health Organization
  • PGRI = Persatuan Guru Republik Indonesia
  • KUHP = Kitab Undang-Undang Hukum Pidana
  • ILO = International Labour Organization
  • ASEAN =Association of Southeast Asian Nations
  • KY = Komisi Yudisial
  • Mahkamah Agung = MA
  • MPR = Majelis Permusyawaratan Rakyat 
  • DPR = Dewan Perwakilan Rakyat 
  •  DPD = Dewan Perwakilan Daerah
  • BPK = Badan Pemeriksa Keuangan
  • MK = Mahkamah Konstitusi 
  • LAN = Lembaga Administrasi Negara 
  • ANRI = Arsip Nasional Republik Indonesia 
  • BKN = Badan Kepegawaian Negara 
  • BPS = Badan Pusat Statistik 
  • BSN = Badan Standardisasi Nasional 
  • BIN = Badan Intelijen Negara
  • BKKB = Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional

3. Huruf Awal Setiap Kata

Singkatan terdiri atas huruf awal setiap kata tapi bukan nama diri ditulis dengan huruf kapital tanpa titik.

  • PT = perseroan terbatas
  • MAN = madrasah aliah negeri
  • SD = sekolah dasar
  • KTP = kartu tanda penduduk
  • SIM = surat izin mengemudi
  • NIP = nomor induk pegawai
  • NIK = Nomor Induk Keluarga

4. Singkatan yang Terdiri dari Tiga atau Kata Lebih dengan Tanda Titik

Singkatan yang terdiri dari tiga huruf atau lebih dan diikuti dengan tanda titik. Contoh singkatan yang terdiri dari tiga atau lebih kata:

  • dll. = dan lain-lain
  • dsb. = dan sebagainya
  • dst. = dan seterusnya
  • sda. = sama dengan di atas
  • ybs. = yang bersangkutan
  • yth. = yang terhormat
  • ttd. = tertanda
  • dkk. = dan kawan-kawan

Kalau diperhatikan, kegiatan surat-menyurat pun tak luput dari singkatan. Umumnya singkatan terdiri atas dua huruf yang lazim dipakai dalam surat-menyurat masing-masing diikuti oleh tanda titik. Misalnya:

  • a.n. = atas nama
  • d.a. = dengan alamat
  • u.b. = untuk beliau
  • u.p. = untuk perhatian
  • s.d. = sampai dengan

5. Lambang Kimia

Tergolong singkatan, daftar di bawah ini adalah contoh singkatan berupa lambang kimia, singkatan satuan ukuran, takaran, timbangan, dan mata uang tidak diikuti tanda titik. Contoh singkatan lambang kimia:

  • Cu = kuprum
  • cm = sentimeter
  • kVA = kilovolt-ampere
  • l = liter
  • kg = kilogram
  • Rp = rupiah

Rabu, 29 November 2023

RUMUS KELILING BANGUN DATAR KELAS 5

 



PERSEGI


Contoh Soal

1. Diketahui persegi dengan panjang sisinya 12 cm. Berapa cm keliling persegi tersebut ?

Jawab :

K = 4 x s

K = 4 x 12

K = 48 cm

Jadi, keliling persegi adalah 48 cm


Rumus Mencari Sisi Persegi jika diketahui Kelilingnya:

Sisi = Keliling : 4

Keliling sebuah persegi 40 cm. Tentukan panjang sisi persegi tersebut !

Jawab :

s = 40 : 4

s = 10 cm


Pembahasan soal cerita:

Sebuah pekarangan berbentuk persegi. Panjang sisi pekarangan 75 m. Di sekeliling pekarangan itu akan ditanami pohon pepaya dengan jarak 2 m. Banyak pohon pepaya yang ditanam adalah .... pohon.

Jawab:

Langkah 1 mencari keliling:

keliling = 4 x 75 = 300 m

Langkah 2 membagi dengan jarak pohon:

Jumlah pohon = keliling : jarak pohon

Jumlah pohon = 300 : 2 = 150 pohon

Jadi banyak pohon pepaya yang ditanam adalah 150 pohon


PERSEGI PANJANG

Contoh Soal

1. Persegi panjang berukuran panjang 14 cm dan lebar 8 cm. Hitunglah keliling persegi panjang tersebut !

Jawab :

K = 2 x (p + l)

K = 2 x (14 + 8)

K = 2 x 22

K = 44

Jadi, keliling persegi panjang tersebut adalah 44 cm


Rumus mencari panjang persegi panjang

Panjang = (Keliling : 2) - lebar

Keliling persegi panjang 40 cm. Jika lebarnya 8 cm, maka panjangnya adalah .... cm.

Jawab :

panjang = (K : 2) - lebar

panjang = (40 : 2) - 8

panjang = 20 - 8

panjang = 12

Jadi, lebar persegi panjang adalah 12 cm


Rumus mencari lebar persegi panjang

lebar = (keliling : 2) - panjang

Keliling persegi panjang 60 cm. Jika panjangnya 18 cm, maka lebarnya adalah .... cm.

Jawab :

l = (K : 2) - p

l = (60 : 2) - 18

l = 30 - 18

l = 12

Jadi, lebar persegi panjang adalah 12 cm


Pembahasan soal cerita:

Sebuah lapangan berbentuk persegi panjang berukuran 250 m x 200 m. Anton berlari mengelilingi lapangan tersebut 3 kali. Maka jarak yang ditempuh Anton adalah .... meter.

Jawab:

Jika ada soal seperti di atas, persegi panjang berukuran 250 m x 200 m artinya panjangnya 250 m dan lebarnya 200 m

Maka penyelesaiannya:

Langkah 1 menghitung keliling:

keliling = 2 x (250 + 200) = 2 x 450 = 900 m

Langkah 2 mencari jarak tempuh 3 kali keliling:

Jarak = keliling x 3

Jarak = 900 x 3 = 2700 m

Jadi jarak yang ditempuh Anton adalah 2700 m


SEGITIGA


Contoh Soal

Diketahui segitiga ABC merupakan segitiga sama sisi. Panjang sisi AB 18 cm. Hitunglah keliling segitiga tersebut !

Jawab :

K = AB + BC + CA

K = 18 + 18 + 18

K = 54

Jadi, keliling segitiga sama kaki adalah 54 cm

Jumat, 24 November 2023

UNIT 4 BAHASA INGGRIS KELAS 5

VARIOUS DISEASES = macam-macam penyakit



Stomachache = Sakit perut

Cold = Pilek

Cough = Batuk

Headache = Sakit kepala

Toothache = Sakit gigi

Sore eyes = Sakit mata

Diarrhea = Diare

Earache = Sakit telinga

Fever = Demam

Sore throat = Radang tenggorokan

Sprue = Sariawan

Injury = Cedera

Wound = Luka




1. Joshua catches a cold (Joshua sakit pilek).

2. Lili is cough (Lili sedang batuk). 

3. Ujang has sore eyes (Ujang sakit mata)

4. She has toothache (Dia perempuan sakit gigi). 

5. Joshua has stomachache (Joshua sakit perut). 

6. Lili has a headache (Lili sakit kepala).










  1. What's wrong with Kimi? (Ada apa dengan Kimi?)
    Jawaban: Kimi has a stomachache (Kimi sakit perut).
  2. When does he have a stomachache? (Kapan dia sakit perut?)
    Jawaban: On Sunday (Pada hari Minggu).
  3. Is he feeling well? (Apa dia merasa naik-baik saja?)
    Jawaban: No, he's sick (Tidak, dia sakit).
  4. Did he eat too much fish? (Apakah dia makan terlalu banyak ikan?)
    Jawaban: Yes, it is (Ya itu).
  5. Will he go to the doctor? (Apakah dia akan pergi ke dokter?)
    Jawaban: Yes, he will go to the doctor (Iya, dia akan pergi ke dokter).


Picture 1:

Yesterday Lili go to a mini market and she buy so many candies.

(Kemarin Lili pergi ke mini market dan dia membeli banyak sekali permen.)

Picture 2:

In the night, Lili doing an english homework in her room. She start to eat the candy.

(Di malam hari, Lili mengerjakan PR bahasa Inggris di kamarnya. Dia mulai memakan permen itu.)

Picture 3:

Lili eats all the candies, and not brush her teeth before going to sleep.

(Lili memakan semua permennya, dan tidak menyikat giginya sebelum tidur)

Picture 4:

In the morning Lili has a toothache. She tell her mom immediately. Then Lili's mom take her to the dentist.

Pagi harinya Lili sakit gigi. Dia segera memberi tahu ibunya. 
Kemudian ibu Lili membawanya ke dokter gigi

Kamis, 23 November 2023

BAHASA INDONESIA KELAS 5 MATERI WAWANCARA

 WAWANCARA



Wawancara adalah suatu cara untuk mengumpulkan data atau memperoleh informasi dengan mengajukan pertanyaan langsung kepada narasumber.

Dalam aktivitas wawancara terdapat dua subjek yaitu pewawancara dan narasumber.

Pewawancara adalah orang yang bertanya kepada narasumber.

Narasumber adalah orang yang memberikan jawaban atau pendapat atas pertanyaan pewawancara. Narasumber juga biasa disebut dengan informan

Wawancara berdasarkan pelaksanaannya dapat dibedakan menjadi dua yaitu:

  1. wawancara terstruktur,yaitu wawancara yang dilaksanakan secara terencana dengan berpedoman pada daftar pertanyaan yang telah disiapkan.
  2. wawancara tidak terstruktur,yaitu wawancara yang tidak berpedoman pada daftar pertanyaan.

Tahap-tahap wawancara,yaitu:

  1. menentukan topik wawancara
  2. menentukan narasumber yand disesuaikan dengan topik wawancara.
  3. mengetahui identitas narasumber secara umum
  4. menghubungi atau mengkonfirmasi narasumber yang akan diwawancarai
  5. membuat garis besar atau daftar pertanyaan
  6. mempelajari masalah yang berkaitan dengan topik wawancara
  7. mempersiapkan alat Bantu untuk mencatat hasil wawancara

Ketika wawancara dengan narasumber,ada beberapa hal yang perlu diperhatikan (etika/sopan santun), yaitu sebagai berikut:

  1. datang tepat waktu sesuai dengan perjanjian
  2. bersikap sopan santun,wajar dan ramah
  3. dahulukan pertanyaan yang ringan dan sederhana
  4. bertanya dengan kalimat yang jelas dan singkat sesuai dengan topik wawancara
  5. hindari pertanyaan yang bersifat pribadi
  6. mencatat hal-hal yang penting hasil wawancara dan menyimpulkannya sendiri
  7. jangan menyela apabila narasumber sedang berbicara
  8. selesai wawncara ucapkan terima kasih
Berikut contoh penulisan hasil wawancara:


Selain wawancara kalian juga perlu mempelajari kata tanya


KATA TANYA

Kata tanya adalah kata yang dipakai dalam kalimat tanya untuk menanyakan sesuatu. Kalimat tanya adalah kalimat yang di dalamnya terkandung pertanyaan kepada pihak lain, guna memperoleh jawaban

Ciri-ciri kata tanya, yaitu:

  1. Kata tanya selalu diikuti dengan tanda tanya (?) pada akhir kalimat
  2. Kata tanya terletak di awal sebuah kalimat tanya.
  3. Seringkali ditambah dengan imbuhan sufiks –kah, seperti: apakah, siapakah, dimanakah.

Kata tanya dalam bahasa Indonesia terbagi atas 7 jenis, antara lain :

  1. Kata tanya “Apa”
  2. Kata tanya “Siapa”
  3. Kata tanya “Kapan”
  4. Kata tanya “(Di, Ke, Dari) Mana”
  5. Kata tanya “Mengapa”
  6. Kata tanya “Bagaimana”
  7. Kata tanya “Berapa”
Fungsi Kata Tanya
  1. Kata tanya “Apa”
    Berfungsi : untuk menanyakan benda atau sesuatu, keadaan atau perbuatan, dan segala sesuatu yang berkaitan dengan isi atau pokok bahasan.
    Jawaban dari pertanyaan yang menggunakan kata tanya “apa” adalah benda atau sesuatu, pengertian maupun penjelasan tentang hal yang ditanyakan.
  2. Kata tanya “Siapa”
    Berfungsi : untuk menanyakan orang atau pihak yang terlibat.
    Jawaban dari pertanyaan yang menggunakan kata tanya “siapa” adalah orang atau pelaku serta pihak yang terlibat sesuatu hal yang ditanyakan.
  3. Kata tanya “Kapan”
    Berfungsi : untuk menanyakan waktu terjadinya sebuah/suatu peristiwa atau kejadian.
    Jawaban dari pertanyaan yang menggunakan kata tanya “kapan” adalah waktu kejadian terjadinya sebuah peristiwa atau kejadian yang dapat berupa jam, hari, tanggal, bulan atau tahun.
  4. Kata tanya “(Di, Ke, Dari) Mana”
    Berfungsi : untuk menanyakan tempat berlangsungnya suatu peristiwa, lokasi yang akan dituju, tempat yang sedang ditgunakan atau yang telah didatangi.
    Jawaban dari pertanyaan yang menggunakan kata tanya “(di, ke, dari) mana” adalah tempat berlangsungnya suatu peristiwa/kejadian, lokasi yang akan dituju, tempat yang sedang dipakai atau yang telah didatangi.
  5. Kata tanya “Mengapa”
    Berfungsi : untuk menanyakan sebab atau alasan suatu peristiwa terjadi.
    Jawaban dari pertanyaan yang menggunakan kata tanya “mengapa” adalah penjelasan tentang sebab atau alasan sebuah peristiwa yang terjadi, dan ditandai dengan pemakaian konjungsi atau kata hubung ‘karena’ atau ‘sebab’.
  6. Kata tanya “Bagaimana”
    Berfungsi : untuk menanyakan keadaan atau kejelasan tentang sesuatu hal, cara atau proses pengerjaan sesuatu.
    Jawaban dari pertanyaan yang menggunakan kata tanya “bagaimana” adalah penjelasan tentang keadaan, cara atau proses terhadap sesuatu hal yang ditanyakan.
  7. Kata tanya “Berapa”
    Berfungsi : untuk menanyakan banyak, jumlah atau satuan.
    Jawaban dari pertanyaan yang menggunakan kata tanya “berapa” adalah banyak, jumlah atau satuan tentang sesuatu hal yang ditanyakan.

 

BAHASA INDONESIA BAB 1 - INFORMASI TERSURAT DAN TERSIRAT

  "Menemukan Informasi Tersirat serta Menilai Informasi Benar dan Tidak Benar dalam Teks" 1. Memahami Jenis Informasi dalam Teks S...