Rabu, 21 Januari 2026

IPAS BAB 5 - GANGGUAN SISTEM PENCERNAAN

Gangguan Sistem Pencernaan Manusia



1. Pengertian Sistem Pencernaan

Sistem pencernaan adalah sistem organ dalam tubuh manusia yang berfungsi mengolah makanan menjadi zat gizi yang dapat diserap tubuh serta membuang sisa makanan yang tidak diperlukan.

Organ pencernaan utama meliputi:

  • Mulut
  • Kerongkongan
  • Lambung
  • Usus halus
  • Usus besar
  • Anus

Organ pencernaan tambahan:

  • Kelenjar ludah
  • Hati

Hati adalah organ pencernaan tambahan yang berperan sangat penting dalam proses pencernaan makanan. Hati terletak di bagian kanan atas rongga perut, tepat di bawah diafragma, dan berwarna merah kecokelatan.

Fungsi hati adalah:

a. Menghasilkan Cairan Empedu

Hati menghasilkan cairan empedu yang berfungsi untuk:

·         Membantu mengemulsikan lemak (memecah lemak menjadi bagian kecil)

·         Mempermudah kerja enzim pencernaan lemak

·         Membantu penyerapan vitamin yang larut dalam lemak (vitamin A, D, E, dan K)

Cairan empedu disimpan sementara di kantung empedu, lalu dialirkan ke usus halus (usus dua belas jari) saat diperlukan.


b. Mengatur Kadar Zat Gizi

Hati membantu:

·         Menyimpan glukosa dalam bentuk glikogen

·         Melepaskan glukosa kembali ke darah saat tubuh membutuhkan energi

 

c. Menetralisir Racun

Hati berfungsi sebagai penyaring racun, yaitu:

·     Menetralisir zat berbahaya dari makanan dan minuman

·     Mengolah sisa obat-obatan agar aman bagi tubuh

 

d. Mengolah Hasil Pencernaan

Zat makanan yang telah diserap usus halus akan dibawa ke hati untuk:

·         Diolah dan disimpan

·         Didistribusikan ke seluruh tubuh sesuai kebutuhan

 

  • Pankreas

Pankreas adalah organ pencernaan tambahan yang berperan penting dalam membantu proses pencernaan makanan. Pankreas terletak di bagian belakang lambung dan berbentuk memanjang.

Fungsi prankeas adalah

a. Menghasilkan Enzim Pencernaan

Pankreas menghasilkan berbagai enzim pencernaan yang dialirkan ke usus halus (usus dua belas jari) untuk membantu mencerna makanan, yaitu:

·         Amilase pankreas
Berfungsi menguraikan karbohidrat (amilum) menjadi gula sederhana.

·         Tripsin
Berfungsi menguraikan protein menjadi asam amino.

·         Lipase pankreas
Berfungsi menguraikan lemak menjadi asam lemak dan gliserol.

 

b. Menghasilkan Cairan Bersifat Basa

Pankreas juga menghasilkan cairan bersifat basa (alkali) yang berfungsi untuk:

·         Menetralisir asam dari lambung

·         Melindungi dinding usus halus

·         Membantu enzim pencernaan bekerja dengan optimal

 

2. Gangguan pada Sistem Pencernaan dan Penyebabnya

a. Sakit Gigi

Sakit gigi adalah kondisi ketika gigi terasa nyeri atau ngilu akibat adanya gangguan pada gigi atau gusi. Sakit gigi termasuk gangguan pada organ pencernaan bagian awal, karena gigi berfungsi untuk mengunyah makanan.

Penyebab:

  • Jarang menyikat gigi
  • Terlalu sering mengonsumsi makanan manis
  • Infeksi bakteri

Dampak:
Mengganggu proses mengunyah makanan sehingga pencernaan tidak optimal.

b. Sariawan

Sariawan adalah luka kecil pada bagian dalam mulut, seperti lidah, gusi, atau pipi bagian dalam. Sariawan termasuk gangguan pada organ pencernaan bagian awal, karena mulut merupakan tempat pertama proses pencernaan berlangsung.

Penyebab:

  • Kekurangan vitamin C
  • Kurang menjaga kebersihan mulut
  • Luka pada rongga mulut

c. Maag (Gastritis)

Maag adalah gangguan pada lambung yang terjadi karena peradangan atau iritasi dinding lambung. Iritasi ini disebabkan lambung yang kosong atau makan tidak teratur, namun tetap bekerja dan melukai dinding lambung selain itu juga akibat kelebihan asam lambung. Dalam istilah medis, maag disebut gastritis. Lambung merupakan organ penting dalam sistem pencernaan yang berfungsi mencerna makanan.

Penyebab:

  • Pola makan tidak teratur
  • Terlalu sering makan pedas dan asam
  • Stres

Gejala:
Perut perih, mual, dan kembung.

d. Diare

Diare adalah gangguan pada sistem pencernaan, khususnya usus besar yang tidak maksimal menyerap air sisa makanan, yang ditandai dengan buang air besar lebih sering dari biasanya dan tinja berbentuk cair.

Penyebab:

  • Makanan atau minuman yang tercemar kuman
  • Air yang tidak bersih
  • Infeksi bakteri atau virus

Dampak:
Tubuh kehilangan banyak cairan.

e. Sembelit (Konstipasi)

Sembelit adalah gangguan pada sistem pencernaan, khususnya usus besar, yang ditandai dengan sulit buang air besar atau buang air besar yang jarang dengan tinja keras dan kering.

Penyebab:

  • Kurang makan sayur dan buah
  • Kurang minum air putih
  • Kurang aktivitas fisik

f. Penyakit liver (Penyakit Hati)

Penyakit liver adalah kondisi ketika organ hati tidak dapat bekerja dengan baik akibat kerusakan atau peradangan. Hati merupakan organ penting dalam sistem pencernaan karena berfungsi menghasilkan empedu dan mengolah zat gizi.

Penyebab Penyakit Liver

Penyakit liver dapat disebabkan oleh beberapa hal, antara lain:

  • Infeksi virus yang menyerang hati
  • Konsumsi makanan tidak sehat atau berlemak berlebihan
  • Keracunan makanan atau zat berbahaya
  • Penggunaan obat-obatan secara sembarangan
  • Kebersihan makanan dan minuman yang buruk

Jika hati mengalami gangguan:

  • Produksi empedu berkurang
  • Pencernaan lemak menjadi tidak sempurna
  • Penyerapan vitamin tertentu terganggu
  • Tubuh kekurangan zat gizi penting

 

g. Keracunan Makanan

Keracunan makanan adalah kondisi ketika seseorang mengalami gangguan pada sistem pencernaan setelah mengonsumsi makanan atau minuman yang tercemar oleh kuman, racun, atau zat berbahaya.

Penyebab:

  • Mengonsumsi makanan basi atau kedaluwarsa
  • Makanan yang tidak higienis

 

3. Cara Menjaga Kesehatan Organ Pencernaan

a. Mengonsumsi Makanan Bergizi Seimbang

Makanlah makanan yang mengandung:

·         Karbohidrat

·         Protein

·         Lemak sehat

·         Vitamin dan mineral

Agar tubuh memperoleh energi dan zat gizi yang cukup.

 

b. Memperbanyak Konsumsi Sayur dan Buah

Sayur dan buah mengandung serat yang berfungsi untuk:

·         Melancarkan buang air besar

·         Mencegah sembelit

·         Menjaga kesehatan usus

 

c. Minum Air Putih yang Cukup

Air putih membantu:

·         Proses pencernaan

·         Penyerapan zat gizi

·         Mencegah tinja menjadi keras

Disarankan minum air putih minimal 6–8 gelas sehari.

 

d. Makan Secara Teratur

Makan tepat waktu membantu:

·         Menjaga kerja lambung tetap normal

·         Mencegah maag

·         Mengatur produksi asam lambung

 

e. Mengunyah Makanan dengan Baik

Mengunyah makanan sampai halus akan. Secara umum, makanan sebaiknya dikunyah sekitar 20–30 kali sebelum ditelan.
Tujuannya agar:

·         Makanan menjadi lebih halus

·         Mudah dicerna oleh lambung dan usus

·         Enzim pencernaan bekerja lebih efektif

·         Mempermudah kerja lambung

·         Membantu penyerapan zat gizi

·         Menghindari gangguan pencernaan


f. Menjaga Kebersihan Diri dan Makanan

·         Mencuci tangan sebelum makan

·         Mengonsumsi makanan bersih dan matang

·         Menggunakan alat makan yang bersih

Hal ini mencegah diare dan keracunan makanan.

 

g. Menghindari Jajan Sembarangan

Jajanan yang tidak higienis dapat mengandung kuman dan racun yang berbahaya bagi pencernaan.

h. Tidak Menunda Buang Air Besar

Menunda buang air besar dapat menyebabkan:

·         Sembelit

·         Gangguan pada usus besar

 

i. Berolahraga Secara Teratur

Aktivitas fisik membantu:

·         Melancarkan kerja usus

·         Menjaga berat badan ideal

·         Menyehatkan sistem pencernaan


j. Menghindari Kebiasaan Buruk

Seperti:

·         Terlalu sering makan makanan pedas dan berlemak

·         Kurang tidur

·         Mengonsumsi obat tanpa aturan


Makanan dan Minuman Penyebab Gangguan Sistem Pencernaan

Sistem pencernaan berfungsi mengolah makanan menjadi zat gizi yang dibutuhkan tubuh. Jika kita sering mengonsumsi makanan atau minuman yang tidak sehat, sistem pencernaan dapat mengalami gangguan seperti diare, maag, sembelit, dan sakit perut.

1. Makanan Pedas Berlebihan

Makanan pedas dapat merangsang dinding lambung.

  • Jika dikonsumsi terlalu sering dapat menyebabkan maag, perut perih, dan mual.
  • Cabai mengandung zat yang dapat meningkatkan produksi asam lambung.

Contoh: sambal berlebihan, mie pedas ekstrem.

 

2. Makanan Berlemak dan Berminyak

Makanan berlemak sulit dicerna oleh tubuh.

  • Dapat menyebabkan perut kembung, mual, dan sakit perut.
  • Lemak berlebih memperlambat kerja lambung.

Contoh: gorengan, fast food, kulit ayam goreng.

 

3. Makanan Tidak Higienis (Kotor)

Makanan yang tidak bersih dapat mengandung kuman dan bakteri.

  • Menyebabkan diare, muntaber, dan disentri.
  • Kuman masuk ke saluran pencernaan dan mengganggu kerja usus.

Contoh: jajanan terbuka, makanan yang dihinggapi lalat.

 

4. Makanan dan Minuman Terlalu Manis

Kadar gula yang tinggi dapat mengganggu keseimbangan bakteri baik di usus.

  • Dapat menyebabkan perut kembung dan diare.
  • Jika sering dikonsumsi, tidak baik untuk kesehatan pencernaan.

Contoh: permen, cokelat berlebihan, minuman sirup.

 

5. Makanan Instan dan Olahan

Makanan instan biasanya rendah serat dan tinggi pengawet.

  • Dapat menyebabkan sembelit karena kurang serat.
  • Jika sering dikonsumsi, kerja usus menjadi tidak lancar.

Contoh: mie instan, sosis, nugget.

 

6. Minuman Bersoda

Minuman bersoda mengandung gas dan asam.

  • Menyebabkan perut kembung dan rasa tidak nyaman.
  • Dapat memperparah gangguan asam lambung.

 

7. Minuman Berkafein

Kafein dapat meningkatkan produksi asam lambung.

  • Jika berlebihan dapat menyebabkan maag dan nyeri lambung.

Contoh: kopi, teh pekat.

 

8. Kurang Mengonsumsi Air Putih

Kurang minum air dapat mengganggu proses pencernaan.

  • Menyebabkan sembelit karena feses menjadi keras.
  • Air membantu melancarkan kerja usus.

  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

IPAS BAB 5 - GANGGUAN SISTEM PENCERNAAN

Gangguan Sistem Pencernaan Manusia 1. Pengertian Sistem Pencernaan Sistem pencernaan adalah sistem organ dalam tubuh manusia yang berfun...