Selasa, 24 Oktober 2023

MAJAS HIPERBOLA

 Majas hiperbola adalah majas yang menggambarkan sesuatu secara berlebihan, bahkan penggambaran tersebut seringkali terasa kurang masuk akal atau susah dipahami lebih jauh. Hal ini disebabkan karena majas hiperbola menggunakan kata-kata yang tidak sesuai dengan kenyataan. Meski begitu, dibanding majas yang lainnya, hiperbola menjadi yang paling unik dan menarik.

Majas ini cukup sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari, terutama untuk menarik perhatian dan memberikan kesan dramatis pada pembaca atau pendengar. Oleh sebab itu, tak sedikit orang yang menganggapnya sebagai majas yang lebay. Ada juga yang mengatakannya sebagai majas yang indah.

Ciri-Ciri Majas Hiperbola

1. Tidak masuk akal

2.  Berlebih-lebihan/lebay

3.  Dramatis

4.  Mampu mempengaruhi pembaca atau pendengar

Contoh Majas Hiperbola

  • Rambutnya terurai halus seperti sutra.
  • Kejutan ulang tahun kali ini hampir membuatku terkena serangan jantung.
  • Ayah memeras keringat demi memberi nafkah kami sekeluarga.
  • Kakak membanting tulang demi menyekolahkan adik-adiknya.
  • Dia membacakan pidato sambil berapi-api.

MAJAS PERSONIFIKASI



  • Majas personifikasi yaitu majas perbandingan dengan cara meletakkan sifat-sifat manusia pada benda lain.
  • Majas personifikasi ini disebut sebagai majas perorangan, sesuatu yang diorangkan, seperti halnya orang. Artinya majas metafora ini adalah kalimat yang menghidupkan atau mengumpamakan benda mati seperti sifat manusia.

Contohnya: 
Salju menyelimuti Kota Stockholm.
Artinya kondisi salju yang tebal.

Ciri-Ciri Majas Personifikasi

ciri majas personifikasi yang bisa ditemukan dalam sebuah karya antara lain adalah sebagai berikut:

  • Pemilihan kata yang mengenakan sifat manusia pada benda mati
  • Memiliki gaya bahasa perbandingan yang mengibaratkan benda mati seolah hidup layaknya manusia
  • Menggunakan sifat, perasaan atau perwatakan manusia.

Contoh lain majas personifikasi:
  • Ombak berkejar-kejaran di tepi pantai

Ombak bukan lah manusia yang bisa berkejar-kejaran. Dalam kalimat ini berkejar-kejaran merupakan kiasan untuk deru ombak di tepi pantai.

  • Adik gemas melihat bebek antre dan berbaris dengan rapi

Bebek bukan manusia, akan tetapi perilakunya seolah-olah menyerupai manusia yang bisa antre dan berbaris.

  •  Rumput-rumput bergoyang tertiup angin

Makna kiasan dalam kalimat ini adalah rumput-rumput itu tergerak karena hembusan angin sehingga seolah sedang bergoyang-goyang.


MAJAS METAFORA


 

Pengertian dasar majas

Majas adalah gaya bahasa dengan makna kiasan yang dipilih penulis untuk

menyampaikan kesan. Tujuan Majas adalah untuk membuat cerita lebih bermakna, dan menarik untuk di baca. Macam-macam majas ada 3 yaitu majas metafora, personifikasi, dan hiperbola.

Kali ini kita akan belajar majas metafora. Dalam majas ini sering digunakan kata kiasan. Majas metafora adalah gaya bahasa yang digunakan untuk mengungkapkan sesuatu dengan cara yang lebih imajinatif atau membayangkan. Selain itu, penggunaan kata-kata dalam satu kalimat majas metafora juga tidak menggunakan arti yang sebenarnya atau menggunakan kata kiasan.

Contohnya:

Kata kiasan : Si jago merah yang artinya api.

Kalimat majas metafora dengan kata kiasan Si jago Merah:

- Rumah itu habis dilalap si jago merah dalam waktu dua jam saja.

Contoh Referensi Kata Kiasan untuk Majas Metofora

1. bintang kelas adalah murid pintar.

2. lapang dada adalah sabar.

3. Si jago merah adalah api.

 4. Anak emas adalah anak kesayangan.

5. Tikus kantor adalah koruptor.

6. Buah tangan adalah oleh-oleh.

 7. Membanting tulang adalah bekerja keras.

8. Cari muka adalah berbuat baik hanya ingin dinilai baik demi mendapatkan sesuatu.

9. Buah hati adalah anak.

10. Dewi malam adalah bulan.

11. Mawar desa bisa berarti gadis, cantik, wanita yang belum menikah.

12. Kutu buku bisa diartikan gemar membaca.

13. Ujian bisa diartikan cobaan.

14. Si jago merah bisa diartikan api.

15. Kepala batu bisa diartikan susah dinasihati.

16. Buah hati bisa diartikan anak.

17. Pujaan hati bisa diartikan kekasih.

18. Keras kepala bisa diartikan teguh pendirian.

19. Kota gudeg bisa diartikan Yogyakarta.

20. Negeri sakura bisa diartikan negara Jepang.

Selasa, 17 Oktober 2023

BAB 2 IPAS -> HARMONI DALAM EKOSISTEM --> RANTAI MAKANAN DAN JARING-JARING MAKANAN

 A. Pengertian Rantai Makanan

Perhatikan gambar di bawah ini


Apa yang kamu ketahui dari gambar di atas?

Iya Betul gambar di atas adalah kegiatan interaksi tumbuhan dan hewan dalam hal makanan. Kegiatan itu disebut rantai makanan. Artinya Rantai makanan adalah Proses makan di makan dalam ekosistem.

Pengertian panjang dari rantai makana adalah sebagai berikut:

Rantai makanan adalah serangkaian proses makan dan dimakan antara mahkluk hidup berdasar urutan tertentu yang terdapat peran produsen, konsumen dan decomposer (pengurai) untuk kelangsungan hidup.

Secara sederhana rantai makanan bisa dilihat secara runtut dari produsen, konsumen dan pengurai. 

Dengan demikian peran dalam rantai makanan terdiri atas tiga yaitu produsen, konsumen, dan pengurai.

1. Produsen

Produsen adalah organisme yang mampu membuat makanannya sendiri, contohnya adalah tumbuhan hijau. Keberadaannya tidak bergantung pada ketersediaan makanan, akan tetapi keseimbangan alam.

Maka dari itu produsen tidak memakan makhluk lain. Tetapi malah di makan oleh makhluk lainnya. Produsen juga merupakan makhluk hidup yang dapat membuat zat organik dari zat anorganik. Biasanya produsen membuat makanan nya melalui proses fotosintesis. Contoh produsen diantaranya tumbuhan hijau, alga, dan juga lumut.

Produsen Ekosistem Darat

Kacang panjang
Padi






Produsen Ekosistem Sungai 

ECENG GONDOK







ALGA






AZOLLA









Eksosistem Laut

RUMPUT LAUT







FITOPLANKTON







Pertanyaan Pemantik:

Apakah zooplankton termasuk produsen di ekosistem laut?

Catatan :












2. Konsumen

Konsumen yaitu makhluk hidup yang bergantung pada makhluk lain karena dia tidak bisa memproduksi makanan sendiri seperti produsen. Maka dari itu untuk menjaga kelangsungan hidupnya, konsumen bergantung pada organism lainnya. Peran konsumen di dalam sebuah ekosistem biasa nya adalah hewan. Konsumen memiliki beberapa tingkatan, diantaranya:

  • Konsumen pertama (primer), konsumen satu merupakan pemakan produsen atau tumbuhan dan biasanya disebut dengan konsumen herbivora. Contohnya seperti sapi, kelinci, kerbau dan lain lain.
  • Konsumen sekunder, organisme yang sumber makanannya dari tingkat trofik sebelumnya (trofik 2). Tingkatan ini diisi oleh hewan-hewan karnivora yang masih bisa dimangsa oleh hewan lain, contohnya adalah tikus.
  • Konsumen tersier, konsumen ini merupakan pemakan konsumen kedua dan seterusnya hingga konsumen yang terakhir yang disebut dengan konsumen puncak. Biasanya konsumen puncak merupakan hewan yang tidak bisa dimakan oleh hewan lainnya. Contohnya singa, buaya, elang.

3. Dekomposer atau Pengurai

Pengurai adalah organisme terakhir dalam rantai makanan. Karena pengurai merupakan organisme yang mampu mengubah zat organik menjadi zat anogarnik.

Pengurai mengurai bangkai atau tumbuhan yang sudah mati lalu mengembalikan nutrisinya ke dalam tanah yang akan digunakan tanaman untuk berfotosintesis, di sinilah siklus dari rantai makanan dimulai lagi.

Contoh pengurai yaitu jamur dan bakteri pengurai. Rantai makanan adalah bagian dari jaring-jaring makanan, berikut penjelasan jaring-jaring makanan.

Jaring-jaring makanan adalah gabungan dari rantai-rantai makanan yang berhubungan dikombinasikan atau digabung yang tumpang tindih dalam suatu ekosistem. Meskipun secara umum ada 5 tingkatan rantai makanan, tidak semua rantai makanan terdiri dari 5 tingkatan tropik tersebut.

Ada rantai makanan yang hanya terdiri dari 4 tingkatan saja, ada juga yang mencapai 6 tingkatan trofik. Semakin pendek sebuah rantai makanan, maka energi yang tersedia semakin besar, sebaliknya jika rantai makanannya panjang maka sedikit energi yang tersedia.

BAB 2 HARMONI DALAM EKOSISTEM

 Halo pelajar yang budiman

kali ini kita akan belajar tema 5 mata pelajaran IPA

Kerjakan soal di bawah ini dengan sistem soal jawab!

  1. Hubungan timbal balik makhluk hidup dengan lingkungan disebut ....
  2. ekosistem terbagi mnjadi dua yaitu ....
  3. Sebutkan dua contoh ekosistem di dekat lingkunganmu! ...
  4. Sebutkan 4 kelompok hewan berdasarkan jenis makanannya! ...
  5. hewan herbivora memiliki posisi dalam rantai makanan sebagai ....

Perhatikan gambar berikut ini!

Pada gambar tersebut terlihat terdapat lingkungan yaitu danau, kemudian di dalamnya dan disekitarnya terdapat tumbuhan dan hewan-hewan. Semua itu saling berhubungan dalam menjalankan kehidupan. Kejadian tersebut merupakan ekosistem.




Jadi Ekosistem adalah segenap komponen lingkungan hidup yang saling berinteraksi membentuk suatu kesatuan yang teratur. Ekosistem juga dapat diartikan hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungannya.

Ekosistem terbagi menjadi dua yaitu eksosistem alamai dan buatan.

Ekosistem alamai adalah ekosistem yang alami yang murni dari Tuhan YME tanpa campur tangan manusia. Contohnya adalah ekosistem danau, ekosistem laut, ekosistem gunung atau pegunungan, dan lain-lain.

Ekosistem buatan adalah ekosistem yang dibuat oleh manusia. Contohnya adalah ekosistem sawah, kolam ikan, dan aquarium.

Eksosistem secara tempatnya dibedakan menjadi 2 yaitu eksosistem darat dan perairan.

Lingkungan makhluk hidup terdiri dari lingkungan biotik dan lingkungan abiotik. Lingkungan biotik terdiri dari seluruh makhluk hidup. Lingkungan abiotik terdiri dari suhu, cahaya, air, kelembapan, udara, garam-garam mineral, dan tanah.

Jadi Lingkungan biotik adalah lingkungan yang terdiri dari makhluk hidup, sedangkan lingkungan abiotik adalah lingkungan yang teridiri dari benda tak hidup atau mati.

Pada hubungan timbal balik dalam lingkungan terdapat ketergantungan antara makhluk hidup satu dengan yang lainnya. Ketergantungan ini ada unsusr makan di makan antara makhluk hidup. Namun sebelum menuju materi tersebut kalian akan  belajar Penggolongan Hewan Berdasarkan Jenis Makanannya.

Berdasarkan jenis makanannya hewan dikelompokkan menjadi empat golongan, yaitu hewan herbivora, karnivora, omnivora, dan insektivora.

A. Herbivora

Hewan dalam kelompok herbivora ini adalah hewan-hewan pemakan tumbuhan. Hewan Herbivora ini hanya memakan daun-daunan, umbi-umbian, biji-bijian saja tanpa memakan daging. Jika dilihat dari rantai makanana, hewan herbivora ini masuk dalam posisi konsumen tingkat pertama yang langsung memakan produsen (tumbuhan) dan bisa dimangsa oleh hewan karnivora yang sebagai konsumen tingkat kedua.





Ciri-ciri hewan herbivora antara lain: 

- Memiliki gigi seri, yang biasa digunakan untuk memotong makanan sebelum dikunyah menggunakan gigi geraham.
- Tidak memiliki gigi taring.
- Memiliki gigi geraham dengan permukaan yang lebar dan bergerigi.
- Ada juga yang tidak memiliki gigi melainkan memiliki tembolok. Fungsi tembolok hampir sama dengan fungsi gigi geraham.

Contoh hewan pemakan tumbuhan (herbivora) antara lain :

- Kelompok pemakan daun-daun dan rerumputan, contohnya sapi, kuda, kerbau, gajah dan kambing. 
- Kelompok pemakan biji-bijian, contohnya burung merpati, perkutut, dan parkit. 
- Kelompok pemakan buah-buahan, contohnya kelelawar dan burung beo.

B. Karnivora

Hewan dalam golongan ini menjadikan hewan lainnya sebagai makanannya, oleh karena itu hewan golongan karnivora ini adalah hewan-hewan pemakan daging. Dalam rantai makanan, hewan karnivora umumnya bertindak sebagai predator atau pemangsa. Hewan karnivora hanya bisa dimakan oleh predator yang urutannya lebih tinggi dalam rantai makanan. 

Ciri-ciri karnivora antara lain yaitu :


- Memiliki gigi taring yang kuat, yang berfungsi untuk mengoyak daging.
- Ada pula yang memiliki bisa atau racun, seperti kelompok ular.
- Biasanya memiliki indra penglihat, pencium,dan pendengar yang sangat baik. 

Contoh hewan pemakan daging (karnivora) antara lain:
- Kelompok burung, contoh :  burung elang, burung rajawali dan burung hantu
- Kelompok serangga : laba-laba, nyamuk, dan capung.
- Kelompok mamalia: harimau, kucing, singa, anjing, ceetah dan serigala
- Kelompok reptile: ular, komodo, buaya, bunglon, cicak dan tokek
- Kelompok ikan : ikan hiu, ikan piranha, ikan arwana.

C. Omnivora



Hewan pemakan tumbuhan maupun daging masuk dalam kategori hewan omnivora. Beberapa contoh hewan yang masuk dalam kategori ini adalah monyet, tikus, babi, luwak dan berkantan juga termasuk contoh hewan omnivora. Kelompok hewan ini bisa juga disebut pemakan segalanya.

Ciri-ciri hewan omnivora antara lain yaitu:
- Susunan giginya memiliki tiga macam, yaitu:
- Gigi geraham untuk mengunyah makanan
- Gigi taring untuk mengoyak makanan
- Gigi seri untuk memotong makanan

D. Insektivora



Hewan insektivora adalah kelompok hewan yang mengkonsumsi serangga sebagai makanannya, bahkan hewan dalam kelompok ini juga makan bagian ulat dan telur serangga, serta bagian kepompong hingga imago serangga lho otakers. Hewan dalam kelompok ini tidaklah memiliki ciri khusus seperti tiga kelompok hewan lainnya. Hewan golongan insektivora dalam rantai makanan termasuk konsumen tingkat kedua, yaitu yang memakan konsumen tingkat pertama jenis serangga. Contoh dari insektivora adalah golongan reptil, amfibi, ikan, dan juga unggas.


Selanjutnya silahkan pelajari LKS nya halaman 20 dan 21 tentang daur hidup hewan.

Selamat Belajar


Selasa, 26 September 2023

CONTOH KALIMAT MAJAS DALAM BAHASA INDONESIA

 MAJAS HIPERBOLA

  1. Gedung-gedung di Jakarta itu telah mencapai langit.
  2. Ketulusanmu membantuku setiap aku membutuhkan, membuat hatiku meleleh.
  3. Perasaanku teriris-iris melihat kau jalan dengannya.
  4. Kasih ibu tak terhingga sepanjang masa.
  5. Bahagiaku melambung tinggi sampai ke angkasa.
  6. Seribu kota sudah kulalui untuk mencari kekasih hati.
  7. Air matanya mengalir deras saat beradu pandang dengan ayah kandung yang telah sepuluh tahun meninggalkannya.
  8. Hatinya pasti seperti disayat sembilu saat mendengar hinaan itu.
  9. Suaranya begitu menggelegar saat menjadi personil upacara minggu lalu.
  10. Kata-kata Bung Karno dapat membakar semangat para pejuang kala itu.
  11. Setiap belaian pria di rambut wanita, mampu mengguncang hatinya.
  12. Setengah mati aku mencari, tetapi kacamata yang kucari di atas kepalaku.
  13. Apa yang kamu bawa hingga tas kamu beratnya ber ton-ton.
  14. Orang itu setinggi rumah.
  15. Kulitmu lebih lembut dari sutra.
  16. Jangan suruh Susi untuk menyanyi lagi, membuat gendang telinga pendegarnya pecah.
  17. Bila negara ingin mengusir petani dari tanahnya sendiri, langkahi dulu mayat kami.
  18. Usianya yang sudah renta membuat kesehatan kakek menurun. Kini tubuhnya tinggal kulit dan tulang saja.
  19. Kesedihan dan penyesalan wanita itu akibat kematian anaknya membuat tangisannya membanjiri pemakaman hari ini.
  20. Habiskan makanan di piringmu atau ambil seperlunya saja. Bagimu mungkin harga seporsi ayam goreng di sini biasa saja, tetapi bagi sebagian orang di luar sana harganya setinggi langit.
  21. Jangan sampai kekagumanmu kepada dirinya membuatmu menjadi buta pada kesalahan yang dilakukannya.
  22. Mendengar kabar penipuan itu, ayahnya mengamuk dan membakar kemarahannya pada seisi rumah.
  23. Kejutan ulang tahun kali ini hampir membuatku terkena serangan jantung.
  24. Pemandangan mereka berciuman sangat menjijikkan, sehingga membuatku ingin muntah.
  25. Kejadian pembunuhan itu terjadi karena emosi pelaku mendadak meledak ketika melihat pacarnya berselingkuh di hadapannya.
  26. Ayah memeras keringat demi menafkahi istri dan anaknya.
  27. Air matanya mengalir deras ketika beradu pandang dengan kekasihnya yang telah lama meninggalkannya.
  28. Hatinya seperti disayat sembilu ketika mendengar ejekan temannya.
  29. Usianya yang renta membuat tubuh kakek tinggal kulit dan tulang saja.
  30. Teriakan kekecewaannya sampai membelah angkasa.
  31. Darah kami mendidih ketika mendengar kecurangan yang dia lakukan.
  32. Mendengar tangisannya yang menyayat hati membuat kami merasa tak tega.
  33. Kakak membanting tulang demi menyekolahkan adik-adiknya.
  34. Suaranya menggelegar ketika menjadi personil upacara kemarin.
  35. Tugas rumah ini sangat sulit dan membuatku harus memeras otak.
  36. Hatiku remuk ketika melihat nilai sekolah merah semua.
  37. Dia membacakan pidatonya sampai berapi-api.
  38. Pujian ibu guru membuat diriku melayang-layang di udara.
  39. Setelah olahraga, aku kecapaian sampai keringan menganak sungai.
  40. Karena tidak makan siang ketika istirahat tubuhku kini tinggal kulit membalut tulang.
  41. Jangan main-main dengan guru BK itu, jika dia murka gunung pun akan ambruk dibuatnya.
  42. Pesawat itu melaju lebih cepat dari kecepatan cahaya.
  43. Kamu berjalan lebih lambat dari siput.
  44. Mendengar kabar penipuan itu, ayahnya mengamuk dan membakar kemarahannya pada seisi rumah.
  45. Suara klakson motor itu memecahkan gendang telingaku.

MAJAS PERSONIFIKASI

  1. Pasir berbisik tertiup angin di padang gurun. Lampu sorot dari mobil itu menusuk mataku.
  2. Angin berbisik menyampaikan salamku padanya
  3. Angin membelai rambut Chika.
  4. Rumput-rumput menari tertiup angin di siang hari
  5. Jam beker bernyanyi untuk membangunkan Adi setiap pagi
  6. Pensil itu menari-nari di atas kertas.
  7. Tas punggungku memikul beban yang berat.
  8. Bel sekolah berbunyi menandakan waktu pulang sekolah.
  9. Angin menggerakan seluruh benda di dalam ruangan.
  10. Terdengar suara mobil polisi mengaum melewati sekolah kami.
  11. Suara gemuruh meja membangunkanku dari tidur.
  12. Angin menerbangkan kertas-kertas yang telah kurobek.
  13. Daun melambai-lambai bak ingin bermain.
  14. Sorot sinar matahari menghangatkan badanku.
  15. Roda sepedaku kurus kering tak berisi angin.
  16. Pulpen itu menari-nari di atas meja
  17. Hentakan kaki Lina mengagetkanku.
  18. Sepasang mata boneka itu bersinar tajam menatapku di kegelapan malam
  19. Angin sepoi sepoi membelai lembut bumi dan seluruh isinya agar tertidur lelap
  20. Waktu berjalan begitu cepat ketika sekolah sedang libur
  21. Gedung sekolah bergoyang terkena gempa.
  22. Ucapan Bu Manda merasuk ke dalam hati
  23. Panasnya sinar matahari membakar kulitku.
  24. Jaket melindungiku dari panas.
  25. Meja kelas menyangga badanku agar tetap tegap.
  26. Sepatu hitam menemami masa sekolahku.
  27. Makanan pedas itu membakar lidahku
  28. Pintu bergerak mengucapkan selamat jalan.
  29. Tanganku terdiam, aku kehabisan ide.
  30. Waktu terus berjalan.
  31. Mobil pemadam kebakaran meraung raung memecah keheningan pagi
  32. Gunung kerinci memuntahkan seluruh isi perutnya sepanjang hari ini
  33. Ombak tinggi menerjang seluruh kapal nelayan
  34. Badai tsunami menyapu bersih apapun yang dilaluinya
  35. Kursi goyang itu menidurkan nenekku dengan ayunannya
  36. Gempa mengoyang goyang seluruh gedung pencakar langit
  37. Lonceng stasiun memberitahu para penumpang untuk bergegas naik kereta
  38. Setiap hari lampu merah di jalanan mengatur para pengguna jalan
  39. Matahari bersinar terik terasa menggigit seluruh kulit tanganku
  40. Anak anak pantai dengan gembira bermain kejar kejaran bersama ombak
  41. Desas desus tentang dirinya sudah terbang menyebar ke seluruh penjuru negeri
  42. Salju turun menyelimuti seluruh isi kota
  43. Api melahap seisi pasar dalam semalam.
  44. Dini hari ambulans mengaum di desa kami.
  45. Salju menyelimuti Jepang seminggu ini
  46. Gunung merapi memuntahkan lahar dingin.
  47. Longsor menyelimuti setengah rumah itu.
  48. Motorku kehausan tak ada bensin
  49. Gedung-gedung bergoyang terkena gempa.
  50. Sirine mobil polisi membangunkanku dari tidur.

Contoh Kalimat Majas Personifikasi

  1. Ombak menyeret perahu sampai ke tepian.
  2. Aroma rendang menari-nari di udara.
  3. Langit menangis sepanjang sore.
  4. Kuah sup ayam buatan Ibu menonjok lidah.
  5. Dingin salju menusuk sampai tulang.
  6. Burung kasuari bernyanyi tiap pagi.
  7. Api unggun melindungiku dari dingin.  
  8. Selimut memelukku sepanjang malam.
  9. Bencana longsor ini menegur kita untuk lebih menjaga lingkungan
  10. Motor supra menemani masa muda ayah.
  11. Kartu taurot itu meramalkan peruntungan nasibnya
  12. Coretan itu merusak makalah presentasi ayah tadi pagi
  13. Truk itu menumpahkan seluruh muatannya saat terguling
  14. Pohon besar itu berhenti bernafas ketika badai menumbangkannya
  15. Pagar beton dan teralis itu menjaga tokonya dari tamu tak di undang
  16. Magnet mencari ribuan paku di sepanjang jalanan ibukota yang di taburkan oleh oknum yang tak bertanggung jawab
  17. CCTV itu menyelamatkannya dari tuduhan perkara
  18. Suara gemuruh pagi tadi membangunkan semua orang
  19. Siaran televisi telah merusak banyak moral anak anak
  20. Radio tua itu berkoar koar menyampaikan berita
  21. Semangatnya berkobar untuk mendapat promosi tahun ini
  22. Bendera negaraku berkibar dengan gagah berani di angkasa raya
  23. SMS yang diterimanya, membuat ia melompat kegirangan
  24. CCTV itu menyelamatkannya dari tuduhan perkara
  25. Suara gemuruh pagi tadi membangunkan semua orang
  26. Siaran televisi telah merusak banyak moral anak anak
  27. Radio tua itu berkoar koar menyampaikan berita
  28. Kartu kredit itu membelikan semua barang mewah untuknya sehingga ia terlilit hutang
  29. Beduk subuh itu memanggilnya untuk bergegas ke mesjid
  30. Longsor itu menegur kita agar menjaga kelestarian alam
  31. Bulan bersembunyi di balik tebalnya awan hitam
  32. Semangatnya berkobar untuk mendapat promosi tahun ini
  33. Bendera negaraku berkibar dengan gagah berani di angkasa raya
  34. SMS yang diterimanya, membuat ia melompat kegirangan
  35. Kartel narkoba mengancam masa depan bangsa.
  36. Sepeda tua menemani kakek ke ladang
  37. Pohon kelapa melambai mengucap selamat malam.
  38. Coba kita bertanya pada rumput yang bergoyang.
  39. Mesin ketik membisu, aku kehabisan ide.
  40. Pohon sukun menghidupi kami selama krisis moneter.
  41. Hutang melilit keluarga itu selama belasan tahun.
  42. Aku bermalas-malasan sementara waktu terus berjalan.
  43. Bedug memanggil anak-anak untuk segera pulang dan berbuka puasa.
  44. Matahari sembunyi di balik awan hitam.
  45. Pelangi setia menunggh hujan reda.
  46. Di luar pagar sana kehidupan memanggilmu.
  47. Kota bertumbuh makin pesat setelah sepuluh tahun.
  48. Siaran televisi itu menciderai nalar penontonnya.
  49. Hujan berlomba mencapai tanah.
  50. Pohon meminum air hujan dan mencegah banjir.
  51. Setiap hari SMS itu menerorku dengan tawaran pinjaman uang.
  52. Speaker masjid menyapa tiap hari.
  53. Album kenangan itu mengingatkannya akan  kisah masa mudanya
  54. Dahan pohon itu berayun ayun terbawa arus sungai
  55. Rumput liar di depan rumahku menghalangi pandangan ke jalanan
  56. Sarung tinju usang itu telah membawanya menjadi juara
  57. Bus antar jemput setiap hari mengantarnya ke sekolah
  58. Iklan rokok memperingati para perokok akan bahaya merokok
  59. Bakso aci membakar lidah sampai kebas.
  60. Berita kematian mencampur aduk perasaannya.
  61. Permainan gaplek membunuh waktu saat ronda.
  62. Tiang listrik berbaris di sepanjang jalan
  63. Botol susu itu menenangkan bayi mungil itu
  64. Langit mendadak muram ketika petir menggelegar menyambar
  65. Kursi roda itu berjalan kemanapun membawa pemiliknya saat pemiliknya inginkan

MAJAS METAFORA
  1. Presiden Rusia tersulut api amarah.
  2. Pria itu seorang buaya darat.
  3. Malas baca jadi otak udang.
  4. Ibuku dulu adalah kembang desa.
  5. Pegawai baru itu cari muka di hadapan atasan.
  6. Mereka semua pasang muka tembok.
  7. Pria sukses itu dulunya dianggap sampah masyarakat.
  8. Hati hati dengan tikus berdasi di sekitar kamu.
  9. Jangan pernah berkecil hati jika mengalami kegagalan.
  10. Perempuan itu adalah tulang punggung keluarganya saat ini.
  11. Perpustakaan adalah gudang ilmu.
  12. Matahari bangun terlalu pagi, rasanya aku tertidur baru beberapa menit.
  13. Siang itu awan menangis.
  14. Anak-anak adalah tunas bangsa yang akan menjadi agen perubahan untuk negeri ini.
  15. Si jago merah berhasil melahap hampir semua perumahan yang ada di Depok.
  16. Salah satu sikap yang baik adalah memiliki perasaan yang rendah hati.
  17. Kita harus mampu belajar untuk berlapang dada dalam menerima setiap ujian hidup.
  18. Orang yang memakai kacamata sering dijuluki kutu buku.
  19. Senyumannya seindah embun pagi yang menyegarkan.
  20. Perlu usaha keras untuk menjadi anak emas di kelas yaitu dengan belajar.
  21. Ayah dan ibu sangat menyayangi buah hatinya.
  22. Kehidupan yang sangat keras menuntut perempuan itu menjadi kupu kupu malam untuk menambah penghasilan.
  23. Debat pendapat dengan orang yang kepala batu itu percuma karena dia akan tetap bersikukuh dan sulit menerima pendapat dari orang lain.
  24. Pengetahuan adalah jendela dunia, penerang untuk seluruh penjuru dunia.
  25. Guru adalah seorang pahlawan tanpa tanda jasa yang bertugas mencerdaskan bangsa.
  26. Selesai jalan-jalan wajib hukumnya untuk membawa buah tangan untuk orang-orang yang disayangi.
  27. Kecantikan si Mega membuatnya menjadi bunga desa.
  28. Seorang ayah bekerja keras menjadi tiang punggung untuk keluarganya.
  29. Internet merupakan gudang ilmu masa kini yang membantu konsumennya lebih mudah mengakses informasi.
  30. Seorang anak adalah harta Karun bagi orang tuanya yang akan selalu mereka jaga sampai kapanpun.
  31. Si Boy menjadi bintang kelas karena prestasinya yang luar biasa dalam olimpiade Nasional.
  32. Koruptor adalah sampah masyarakat yang seharusnya diperlukan lebih buruk dari seorang pencuri.
  33. Dewi malam ditemani oleh bintang bintang menghiasi langit malam.
  34. Engkau adalah belahan jantung hatiku yang takkan tergantikan oleh siapapun.
  35. Raja malam mulai mengintai mangsanya.
  36. Raja hutan sedang menandai wilayah kekuasaannya.
  37. Hati hati dengan tikus berdasi yang berada di sekitar Anda.
  38. Belajarlah yang rajin agar menjadi bunga bangsa yang membanggakan.
  39. Pelaku kejahatan selalu mencari kambing hitam untuk terhindar dari jerat hukum.
  40. Tangisan awan tak pernah berhenti di langit Jakarta.
  41. Raja siang terik dari sisi timur.
  42. Saat kekasih kamu kepergok bersama orang lain, Dia pasti mati kutu.
  43. Wanita adalah tulang rusuk lelaki.
  44. Boyband Korea bernama BTS sedang naik daun.
  45. Tipe orang yang tidak disukai adalah orang yang bermuka dua.
  46. Ketika tanggal tua, makanan wajib anak kos adalah mie instan.
  47. Via menjadi buah bibir karena kecantikannya.
  48. Dalam menyelesaikan masalah tidak boleh menjadi orang yang ringan tangan.
  49. Hati-hatian terhadap tangan panjang yang ada di sekitar Anda.
  50. Bulan pertama menjadi anak bawang di kantor sangat berat.
  51. Seorang Ibu berat hati berpisah dengan anaknya.
  52. Pasti ada temen kamu yang suka cari muka di depan guru.
  53. Pak Alex terkesan cuci tangan terhadap kasus penipuan ini.
  54. Kasus kopi sianida akhirnya dibawa ke meja hijau.
  55. Si Boy unjuk gigi kemampuannya bermain basket.
  56. Bisnisnya tidak berjalan lancar sampai gulung tikar.
  57. Kalian harus tutup mulut agar masalah tidak semakin besar.
  58. Tina hanya bisa gigit jari melihat tiket konsernya hangus.
  59. Laki-laki hidung belang itu perlu diberi pelajaran.
  60. Janganlah berkecil hati jika menerima kegagalan.
  61. Sosok berjiwa besar itu adalah pamanku.
  62. Mereka hidup sebatang kara di jalanan tanpa orang tua.
  63. Angin puting beliung itu membabi buta tanpa ampun.
  64. Hati-hati terhadap buaya darat yang suka merayu wanita.
  65. Orang jahat masuk dalam daftar hitam.
  66. Siti masih mempunyai keturunan darah biru.
  67. Manusia Menjadi gelap mata saat melihat harta.
  68. Warga mendengar kabar angin yang meresahkan.
  69. Ketika seseorang menjadi orang sukses, alangkah baiknya jika tidak lupa daratan.
  70. Orang kata seringkali tebal hati.
  71. Orang yang bertanggung jawab tidak sepantasnya berpangku tangan.
  72. Kejadian itu membuat ayah Rita naik darah.
  73. Orang yang bermulut harimau pasti tidak disukai teman temannya.
  74. Seorang pengusaha bermain mata demi memenangkan proyeknya.
  75. Joko adalah tangan kanan kyai di padepokannya.
  76. Pahlawan Indonesia gugur di Medan perang.
  77. Wanita bermurah hati sangat mengagumkan.
  78. Lany angkat bicara dalam persidangan kakaknya.
  79. Akal bulus seseorang bisa menyesatkan orang disekitarnya.
  80. Persidangan dalam film itu menunjukkan bahwa hakim bersikap berat sebelah.
  81. Aliran-aliran yang menyesatkan telah mencuci otak anggotanya.
  82. Pendeta mempunyai buku putih yang tidak boleh dibuka oleh siapapun. 
  83. Julukan kepala udang diberikan kepada Doni.

BAHASA INDONESIA BAB 6 - PENGUMUMAN

  A. Pengertian Pengumuman Pengumuman adalah pemberitahuan resmi yang disampaikan kepada banyak orang agar diketahui dan diperhatikan. P...