Jumat, 31 Desember 2021

MATERI PRAMUKA PENGGALANG

 Sebelum memulai membaca materi, tugasmu adalah menulis soal di bawah ini di buku pramukamu atau di kertas!

Selanjutnya kerjakan soal tersebut dengan mencari jawabannya di materi yang ada di bawah ini!

Tugas ini di kumpulkan saat masuk setelah liburan semester 1.

SOAL:

  1. Golongan pramuka setelah siaga adalah .....
  2. Usia anggota pramuka penggalang adalah umur .....
  3. Lahirnya pramuka penggalang ditandai adanya peristiwa bersejarah yaitu peristiwa ....
  4. Satuan terkecil dalam pramuka penggalang disebut ....
  5. Kumpulan beberapa regu dalam pramuka penggalang dipimpin oleh ....
  6. Sebutkan 3 tingkatan pramuka penggalang ....
  7. Pada bet TKU terdapat gambar manggar di tengahnya. Manggar adalah ....
  8. Kode kehormatan pramuka penggalang terdiri dari dua kode yaitu ..... dan ....
  9. Bunyi trisatya yang pertama adalah ....
  10. Bunyi dasadarma kesepuluh adalah ....

MATERI:



Penggalang yaitu sebuah golongan setelah pramuka Siaga . Anggota pramuka penggalang berusia sekitar 11-15 tahun. Disebut Pramuka Penggalang karena sesuai dengan kiasan pada masa penggalangan perjuangan bangsa Indonesia, yaitu saat rakyat Indonesia menggalang dan mempersatukan dirinya untuk mencapai suatu kemerdekaan dengan adanya peristiwa bersejarah saat konggres pemuda Indonesia yang dikenal dengan nama ” Soempah Pemoeda” tahun 1928.

Satuan Satuan terkecil pada Pramuka Penggalang disebut Regu dan Kesatuan dari beberapa Regu disebut Pasukan. Setiap Regu memiliki anggota 5 hingga 10 orang Pramuka Penggalang dan dipimpin oleh seorang Pemimpin regu ( Pinru ) yang dipilih anggota regu itu sendiri. Masing-masing Pemimpin Regu ini akan memilih satu orang dari mereka yang akan menjadi Pemimpin regu Utama yang disebut Pratama. Pasukan yang terdiri atas beberapa regu itu dipimpin oleh seorang Pratama.

Pada Golongan Pramuka Penggalang ada tiga tingkatan, yaitu:

  1. Penggalang Ramu
  2. Penggalang Rakit
  3. Penggalang Terap
Tiap anggota Penggalang yang sudah menyelesaikan SKU ( Syarat Kecakapan Umum ) berhak mengenakan TKU ( Tanda Kecakapan Umum ) sesuai tingkatannya yang dikenakan pada lengan baju bagian sebelah kiri dibawah tanda barung berwarna dasar Merah. TKU untuk Penggalang memiliki bentuk sebuah janur yang terlipat dua dengan gambar Manggar yaitu nama bunga pohon kelapa. Berikut tandanya:




Kode Kehormatan bagi Pramuka penggalang, terdiri dari trisatya dan juga dasadarma

 

Trisatya

Demi kehormatanku aku berjanji bersungguh-sungguh:

  1. Menjalankan kewajibanku pada perintah Tuhan dan Negara Kesatuan Republik Indonesia serta mengamalkan pancasila.
  2. Menolong sesama mahluk hidup dan mempersiapkan diri untuk membangun masyarakat.
  3. Menepati Dasadarma.

 

Dasadarma

1. Takwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa.

2. Cinta alam dan kasih sayang pada sesama manusia.

3. Patriot sopan dan kesatria.

4. Patuh dan suka bermusyawarah.

5. Rela menolong dan tabah.

6. Rajin, trampil dan gembira.

7. Hemat, cermat dan bersahaja.

8. Disiplin, berani dan setia.

9. Bertanggungjawab dan dapat dipercaya.

10. Suci dalam pikiran, perkataan dan perbuatan.

Kamis, 16 Desember 2021

MATERI IPA TEMA 6 SUBTEMA 1

 Muatan Materi IPA KD 3.6

Selamat pagi siswa-siswi yang pintar dan sehat . . .

kali ini kita akan mempelajari tema 6 "Panas dan Perpindahannya"

Materi kita kali ini adalah IPA tentang "Energi Panas"



Sebelum membaca materi di bawah ini silahkan tulis soal di bawah ini di buku tulismu, kemudian kamu kerjakan dengan mencari jawabannya pada materi yang ada di bawah ini!

Ingat di buku tulis ya tidak usah disobek!

  1. Energi panas terbesar di bumi adalah ....
  2. alat ukur energi panas adalah .....
  3. alat ukur suhu adalah ....
  4. PLTU kepanjangan dari ....
  5. PLTU mendapatkan energi panas dari ...
  6. satuan ukur suhu pada umumnya adalah ...
  7. satuan ukur energi panas adalah ....
  8. sebutkan macam-macam satuan ukur suhu ......
  9. Semakin besar energi panas, maka suhu akan ...... 
  10. Perubahan ukuran atau volume suatu benda yang disebabkan terkena energi panas disebut ....
  11. Perubahan pengurangan ukuran benda karena terkena suhu dingin disebut ....
  12. Pemuaian dan penyusutan dapat terjadi pada ......
  13. Jika pemasangan kaca pada jendela dilakukan pas atau ngepres tanpa diberi sedikit ruangan, jika terjadi perubahan suhu yang panas akan terjadi pemuaian dan menyebabkan kaca tersebut .....
  14. Ban sepeda yang meletus akibat dipanaskan diterik sinar matahari dikarenakan terjadi ....
  15. Ban sepeda jika diletakkan di suhu dingin seperti keramik selama berhari-hari akan berubah menjadi .....


Tahukah kamu?

Sumber energi panas adalah benda yang dapat menghasilkan energi panas.

Contoh sumber energi panas antara lain:
1) Matahari, sumber energi panas terbesar di dunia,
2) Dua buah benda yang bergesekan,
3) Api,
4) Kompor yang dinyalakan,
5) Lilin yang dinyalakan,
6) Setrika yang dinyalakan,
7) Magma dan lava,
8) Uap panas, dan lain-lain.

Manfaat sumber energi panas.

1) Bagi Tumbuhan.
Energi panas matahari membantu proses pembuatan makanan pada tumbuhan yang disebut sebagai proses fotosintesis. Makanan yang dihasilkan dari hasil fotosintesis menjadi sumber energi bagi makhluk hidup lainnya, termasuk manusia.

2) Bagi Manusia.
Manfaat sumber energi panas bagi manusia antara lain:

  • Energi panas matahari dapat menerangi bumi sehingga udara di bumi menjadi hangat.
  • Energi panas matahari dimanfaatkan untuk mengeringkan padi setelah dipanen, mengeringkan garam, mengeringkan ikan asin, bahkan untuk mengeringkan pakaian yang basah.
  • Api digunakan untuk kegiatan memasak atau merebus air.
  • Panas setrika untuk membantu merapikan p-akaian yang kusut.
  • Uap panas digunakan sebagai pembangkit listrik tenaga uap (PLTU).

Dalam mempelajari kalor atau panas kalian juga akan mempelajari suhu.

Tahukah kamu?

Kalor dan suhu adalah dua hal yang berbeda namun saling berhubungan. Berikut penjelasanannya tentang perbedaan kalor dan suhu:

Panas (kalor) dan suhu (temperatur) adalah dua hal yang berbeda. Energi panas merupakan salah satu energi yang dapat diterima dan dilepaskan oleh suatu benda. Ketika sebatang logam dipanaskan dengan api, batang logam tersebut mendapatkan energi panas dari api. Energi panas membuat batang logam tersebut menjadi panas. Ketika batang logam tersebut panas, suhunya meningkat. Ketika batang logam menjadi dingin, suhunya menurun. Suhu adalah besaran yang menyatakan derajat panas suatu benda. Suhu suatu benda menunjukkan tingkat energi panas benda tersebut. 

Untuk lebih jelasnya perhatikan tabel perbedaan suhu dan kalor berikut:


Catatan:

Suhu dan kalor berbanding lurus. Semakin besar energi kalor maka suhunya semakin tinggi, sebaliknya semakin kecil energi kalor maka semakin rendah suhunya.

PERUBAHAN AKIBAT PERUBAHAN SUHU

Perubahan akibat perubahan suhu pada benda akan menyebabkan benda mengalami pemuaian dan penyusutan.

– Pemuaian panas adalah perubahan suatu benda yang dapat menjadi bertambah panjang, lebar, luas, atau berubah volumenya karena terkena kalor atau panas.

– Penyusutan adalah perubahan suatu benda yang menjadi berkurangnya panjang, lebar, dan luas karena terkena suhu dingin.

Tahukah kamu?

Pemuaian dan penyusutan bisa terjadi pada logam, udara, dan air.

Berikut ini adalah beberapa contoh pemuaian benda karena perubahan suhu dalam kehidupan seharihari.

1) Pemasangan Kaca Jendela.

Para tukang kayu selalu merancang ukuran bingkai jendela  yang sedikit lebih lebar dari ukuran sebenarnya. Hal ini dilakukan oleh tukang kayu dengan tujuan untuk memberikan ruang pemuaian bagi kaca saat terkena panas. Jika bingkai jendela tidak diberi ruang pemuaian, maka ketika terkena panas akan mengakibatkan kaca menjadi retak atau bahkan pecah. Selain itu, untuk menghindari keretakan kaca saat ada bunyi yang menggelegar seperti ketika ada petir, atau bunyi keras lainnya.

2) Ban Sepeda/Motor dan Mobil.
Jika ban sepeda, ban sepeda motor, dan ban mobil, diisi udara terlalu banyak, maka ban akan mengeras dan menjadi tidak nyaman dikendarai. Selain itu, mengisi udara terlalu penuh ke dalam ban sepeda atau mobil akan membahayakan pengemudinya. Ban yang diisi terlalu banyak udara dapat meletus dan dapat mengakibatkan kecelakaan. Hal ini disebabkan karena udara di dalam ban dapat memuai karena panas. Contoh peristiwa serupa dengan pemuaian pada ban adalah pemuaian pada balon. Jika balon yang sudah ditipup diletakkan dibawah terik matahari akan meletus karena udara dalam balon akan memuai karena panas matahari.

3) Pemuaian yang Terjadi pada Gelas Kaca.
Pernahkah kamu melihat sebuah gelas kaca yang tiba-tiba pecah atau retak ketika dituangi air panas?
Hal ini terjadi karena adanya pemuaian yang tidak merata pada bagian gelas. Oleh karena itu, disarankan agar tidak menuangi gelas basah atau gelas dingin dengan air panas yang baru mendidih.

4) Pemuaian pada Sambungan Rel Kereta Api.

Sambungan pada rel kereta api, dibuat ada celah antara dua batang rel. Hal ini dilakukan untuk memberikan ruang muai sehingga saat terkena panas, rel tersebut tidak melengkung. Rel yang melengkung akan membahayakan gerbong kereta yang melewatinya.







Berikut ini adalah beberapa contoh penyusutan benda karena perubahan suhu dalam kehidupan sehari-hari.
1) Penggunaan Termometer.
Termometer akan ditempelkan ke beberapa bagian tubuh seperti dalam mulut atau ketiak. Tujuannya adalah untuk mengukur suhu panas tubuh. Setelah beberapa lama, cairan di dalam termometer akan naik karena terjadi pemuaian setelah mendapatkan panas dari tubuh. Cairan akan berhenti pada angka tertentu untuk menunjukkan suhu tubuh. Ketika termometer tidak digunakan, akan kembali turun karena mengalami penyusutan.

2) Kawat/kabel Listrik dan Telepon.
Pemasangan kawat atau kabel telepon dan listrik dibuat mengendur dantidak tegang. Hal ini dilakukan dengan tujuan agar kawat atau kabel tidak putus pada malam hari ketika mengalami penyusutan. Selain itu,agar kawat atau kabel tidak putus jika tertimpa pohon yang tumbang.

3) Penyusutan Pada Puding.
Ketika agar-agar atau puding masih panas (berebentuk cair) dalam wadah akan penuh, tetapi setelah dingin maka ukurannya akan sedikit berkurang.

4) Penyusutan Pada Ban.
Jika sepeda yang telah dipompa diletakkan pada teras rumah yang yang terbuat dari keramik beberapa hari maka ban tersebut akan mengempis.

Demikian materi IPA TEMA 6 Subtema 1
Selamat Belajar dan Semoga Sukses . . .

 

Selasa, 14 Desember 2021

NULIS AKSARA JAWA

 Aksara Jawa :

Aksara dalam bahasa Indonesia adalah huruf. Jumlah aksara Jawa ada 20. Berikut bentuk penulisan aksara Jawa:


Sandangan Akasara Jawa:

Sandangan dalam bahasa Indonesia adalah tanda baca. Sandangan ada 3 yaitu Pertama, sandangan swara yang berfungsi membuat bunyi aksara jawa menjadi a, i, u, e, o. Kedua, sandangan panyigeg sandhangan yang berfungsi untuk menutup suku kata dalam penulisan aksara jawa. Ketiga, Sandangan Panjingan yaitu sandhangan sisipan (sêsêlan) huruf lain pada suatu aksara jawa.

Berikut contoh sandangan;


Contoh cara menulis aksara Jawa:











































Tugasmu selanjutnya:

Tulis di buku tulismu kalimat di bawah ini menggunakan aksara Jawa!

Kemudian besok hari Rabu 15 Desember 2021 di bawa ke sekolah akan di nilai!

  1. Aku tuku capar
  2. Doni melu ibune menyang pasar
  3. Dika tuku kopi ing pasar
  4. Siti marani Dayu gawa sepeda
  5. Bu Dewi nyade sega krawu
Sugeng sinau bocah-bocah

Senin, 25 Oktober 2021

MATERI GANGGUAN SISTEM PEREDARAN DARAH PADA MANUSIA TEMA 4 SUBTEMA 2 KELAS 5

 GANGGUAN SISTEM PEREDARAN DARAH PADA MANUSIA

Karena semua tubuh kita dialiri oleh darah, tentunya gangguan atau penyakit yang berhubungan sistem peredaran darah tidak dapat diremehkan, berikut beberapa penyakit yang disebabkan adanya gangguan atau penyakit pada sistem peredaran darah

1. Penyakit Jantung Koroner
Gambar Jantung Koroner

Penyakit jantung koroner merupakan gangguan yang terjadi disebabkan adanya penumpukan lemak darah atau kolesterol pada arteri koroner, sehingga darah yang mengandung oksigen tidak sampai ke otot jantung. 

Gejala jantung koroner:

  • Angina, yaitu keluhan dada terasa tertekan, terbakar, atau sesak selama aktivitas fisik. Rasa sakit atau tidak nyaman biasanya terasa di belakang tulang dada dan bisa menjalar ke lengan, bahu, rahang, tenggorokan, atau punggung.
  • Keringat dingin
  • Pusing
  • Sesak napas, terutama saat beraktivitas
  • Mual atau nyeri ulu hati
Faktor penyebab jantung koroner:
  • Kurang aktif secara fisik/kurang olahraga
  • Kurang tidur. Kebiasaan begadang dapat meningkatkan tekanan darah dan denyut jantung
  • Merokok atau menjadi perokok pasif dalam jangka panjang akan merusak pembuluh darah
  • Stres dapat memicu ketegangan dinding pembuluh darah
  • Pola makan yang tidak sehat. Konsumsi alkohol dan makanan yang mengandung lemak jenuh/lemak trans dan karbohidrat olahan (roti dan pasta) dalam jumlah banyak dapat menyebabkan obesitas, hiperkolesterolemia, dan penumpukan plak di arteri.
Cara Mencegah Jantung Koroner:
  • Tidak merokok
  • Mengonsumsi makanan yang sehat dan seimbang,
  • Aktif secara fisik, antara lain dengan melakukan senam aerobik, berjalan, atau berenang setidaknya selama 30 menit/hari.
  • Bagi penderita hipertensi dan/atau diabetes mellitus harus menjaga tekanan darah dan kadar gula darah tetap terkontrol.
  • Mengelola stres
  • Menjaga kualitas tidur yang baik
  • Penurunan berat badan bagi penderita obesitas

2. Anemia



Anemia adalah kondisi ketika tubuh kekurangan sel darah merah dari jumlah normal. Bisa disebut juga karena kadar HB dalam darah kurang. Hal ini juga dapat terjadi ketika sel-sel darah merah tidak memiliki cukup kandungan hemoglobin. Hemoglobin merupakan protein yang sarat dengan zat besi. Tugasnya adalah membawa oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh. Hemoglobin jugalah yang memberikan warna merah pada darah.

Faktor Penyebab Anemia

Anemia disebabkan karena tubuh kekurangan sel darah merah. Pada tubuh manusia, ada beberapa organ yang bertanggung jawab terhadap produksi sel darah merah, tapi yang paling penting adalah sumsum tulang. Sumsum tulang merupakan jaringan lunak yang terdapat di tengah tulang dan memproduksi sel darah yang mengalir di dalam tubuh. Anemia juga disebabkan oleh:

1) Pendarahan di dalam maupun di luar tubuh. Pendarahan ini mengakibatkan kekurangan cairan darah.

2) Kekurangan vitamin B12 dan zat besi, sehingga mengakibatkan kekurangan sel-sel darah.

 Gejala Anemia

Ada beberapa gejala pada seseorang yang memiliki anemia. Pada anemia ringan, gejalanya tidak terlalu tampak, tapi jika dibiarkan bisa menyebabkan kondisi seperti perasaan yang mudah marah, sering lemah atau lelah, sakit kepala, hingga kesulitan untuk konsentrasi atau berpikir.

Jika anemia semakin memburuk, gejala-gejala yang timbul dapat meliputi munculnya warna putih di bagian dalam kelopak mata bawah, kuku jari kaki dan tangan yang rapuh, warna kulit pucat, serta sesak napas. 

Cara Mencegah Anemia

Agar tidak mengalami kekurangan darah. Hal itu bisa dilakukan dengan mengonsumsi makanan yang kaya vitamin dan nutrisi, di antaranya adalah zat besi. Zat besi biasa didapat pada daging-daging merah, kacang-kacangan, sayuran berdaun hijau gelap, dan buah kering.

Selain itu, penting juga untuk mengonsumsi asam folat yang ditemukan pada jeruk, pisang, roti, sereal, dan pasta. Vitamin B12 juga penting dan bisa didapat pada produk susu dan kedelai. 

3. Hipertensi

Hipertensi adalah tekanan darah yang melebihi ukuran normal atau disebut juga tekan darah tinggi.

Tekanan Darah Tinggi (hipertensi) adalah suatu peningkatan tekanan darah di dalam arteri. Secara umum, hipertensi merupakan suatu keadaan tanpa gejala, dimana tekanan yang abnormal tinggi di dalam arteri menyebabkan meningkatnya resiko terhadap stroke, aneurisma, gagal jantung, serangan jantung dan kerusakan ginjal.

Tekanan darah ditulis sebagai tekanan sistolik garis miring tekanan diastolik, misalnya 120/80 mmHg, dibaca seratus dua puluh per delapan puluh. Dikatakan tekanan darah tinggi jika pada saat duduk tekanan sistolik mencapai 140 mmHg atau lebih, atau tekanan diastolik mencapai 90 mmHg atau lebih, atau keduanya.


 






Gejala Hipertensi

Gejala penderita hipertensi secara umum adalah:

• sakit kepala 

• kelelahan 

• mual 

• muntah 

• sesak nafas 

• gelisah 

• pandangan menjadi kabur 

Faktor Penyebab Hipertensi

– Riwayat keluarga dengan Hipertensi,
– Umur,
– Kegemukan,
– Merokok,
– Stres,
– Alkohol,
– Obat-obatan,
– Kurang olahraga,
– Makanan berlemak,
– Berhenti haid,
– Penyakit (Diabetes Mellitus, Jantung, Ginjal).

Cara Penanganan Hipertensi

– Pertahankan berat badan idel,
– Olahraga,
– Batasi pemakaian garam,
– Hindari konsumsi alkohol,
– Tidak/berhenti merokok,
– Makan banyak buah dan sayuran,
– Hindari minum kopi berlebihan,
– Rekreasi,
– Hindari/atasi stres,
– Cek tensi teratur/bulan (bila umur > 40 tahun).

4. Hipotensi


Hipotensi dikenal juga sebagai tekanan darah rendah. Saat darah mengalir melalui arteri, darah memberikan tekanan pada dinding arteri, tekanan itulah yang dinilai sebagai ukuran kekuatan aliran darah atau disebut dengan tekanan darah. Jika tekanan darah terlalu rendah, kondisi tersebut bisa menyebabkan aliran darah ke otak dan organ vital lainnya seperti ginjal menjadi terhambat atau berkurang. Ukuran tekanan darah muncul dalam dua angka, yaitu tekanan sistolik (bilangan atas) dan tekanan diastolik (bilangan bawah). Tekanan darah yang normal adalah antara 90/60 mm/Hg dan 120/80 mm/Hg. Pengidap hipotensi memiliki tekanan darah di bawah 90/60 mm/Hg

Gejala Hipotensi

Gejala hipotensi adalah:

Pusing, penglihatan menjadi kabur dan berkunang-kunang, lemas, pucat, terkadang perut terasa mual secara tiba-tiba.

Faktor Penyebab Hipotensi

Faktor penyebab hipotensi biasanya adalah karena cuaca panas, penyakit anemia, dehidrasi atau kurang minum, efek samping pengobatan, dan detak jantung yang tidak normal.

Cara Penanganan Hipotensi

- menjaga pola makan sehat

- olahraga teratur

- perbanyak minum air mineral

- menjaga pola tidur yang cukup

5. Leukemia (Kanker Darah)


Leukemia adalah penyakit di mana sel darah putih diproduksi secara berlebihan. Leukemia disebut juga kanker darah. Leukemia terjadi karena sel darah putih yang berlebihan memakan sel darah merah.

Gejala Leukemia

Demam menggigil, berat badan turun drastis, ,udah lelah, berkeringat secara berlebihan terutama saat malam hari, mudah mimisan, tubuh mudah memar.

Faktor Penyebab Leukemia

  • Memiliki anggota keluarga yang pernah menderita leukemia.
  • Menderita kelainan genetika, seperti Down Syndrome.
  • Menderita kelainan darah, seperti sindrom mielodisplasia.
  • Memiliki kebiasaan merokok.
  • Pernah menjalani pengobatan kanker dengan kemoterapi atau radioterapi.
  • Bekerja di lingkungan yang terpapar bahan kimia, misalnya benzena.

Cara Pencegahan Leukemia

  • Berolahraga secara teratur
  • Berhenti merokok
  • Menghindari paparan zat kimia seperti benzena. Bila Anda bekerja di lingkungan yang rentan akan paparan zat tersebut, gunakan alat pelindung diri.
  • Lakukan deteksi dini kanker, terutama bagi Anda yang memiliki riwayat kanker dalam keluarga.

6. Stroke


Stroke adalah kondisi yang terjadi ketika pasokan darah ke otak terganggu atau berkurang akibat penyumbatan. Tanpa darah, otak tidak akan mendapatkan asupan oksigen dan nutrisi, sehingga sel-sel pada sebagian area otak akan mati. Kondisi ini menyebabkan bagian tubuh yang dikendalikan oleh area otak yang rusak tidak dapat berfungsi dengan baik.

Stroke iskemik. Stroke iskemik terjadi ketika pembuluh darah arteri yang membawa darah dan oksigen ke otak mengalami penyempitan, sehingga menyebabkan aliran darah ke otak sangat berkurang. Kondisi ini disebut juga dengan iskemia. 

Stroke hemoragik. Stroke hemoragik terjadi ketika pembuluh darah di otak pecah dan menyebabkan perdarahan. Pendarahan di otak dapat dipicu oleh beberapa kondisi yang memengaruhi pembuluh darah. Kondisi tersebut meliputi hipertensi yang tidak terkendali, melemahnya dinding pembuluh darah, dan pengobatan dengan pengencer darah. 

Ada tiga gejala utama stroke yang mudah untuk dikenali, yaitu:

  • Salah satu sisi wajah akan terlihat menurun dan tidak mampu tersenyum karena mulut atau mata terkulai.
  • Tidak mampu mengangkat salah satu lengannya karena terasa lemas atau mati rasa. Tidak hanya lengan, tungkai yang satu sisi dengan lengan tersebut juga mengalami kelemahan.
  • Ucapan tidak jelas, kacau, atau bahkan tidak mampu berbicara sama sekali meskipun penderita terlihat sadar.

7. Hemofillia

Hemofilia adalah penyakit di mana darah sukar membeku. Penyakit ini dapat disebabkan oleh faktor keturunan. Hemofilia mungkin juga disebabkan kekurangan zat makanan tertentu, misalnya vitamin K.

Gejala pada penderita hemofilia adalah:

  • Mudah memar
  • Gusi berdarah
  • BAB berdarah
  • Kencing berdarah
  • Muntah darah
  • Sering mimisan
  • Nyeri sendi
  • Mati rasa
  • Kerusakan sendi
8. Thalasemia

Thalasemia adalah Pada gangguan ini, bentuk sel darah merahnya tidak beraturan. Hal ini menyebabkan daya ikat sel darah merah terhadap oksigen dan karbon dioksida menjadi berkurang.

9. Varises


Varises adalah pembengkakan dan pelebaran pembuluh darah vena yang umumnya terjadi pada bagian kaki akibat penumpukan darah. Bagi seseorang yang mengidap varises, pembuluh vena mereka dapat terlihat menonjol keluar berwarna biru atau ungu tua. Kadang-kadang, bentuknya menyerupai simpul atau tali berpilin. Varises dapat terjadi di semua pembuluh vena pada tubuh. Namun, kondisi ini paling sering terjadi di kaki (terutama betis) karena tekanan yang besar saat kita berdiri atau berjalan.

Penyebab Varises

Penumpukan darah di dalam pembuluh vena terjadi akibat melemahnya atau rusaknya katup vena. Pembuluh vena berfungsi mengalirkan darah dari seluruh tubuh ke jantung.

Di dalam pembuluh vena, ada katup yang berfungsi sebagai pintu satu arah agar darah yang sudah melewatinya tidak dapat kembali lagi. Lemah atau rusaknya katup vena menyebabkan terjadinya arus balik darah dan penumpukan darah di dalam pembuluh vena. Penumpukan ini yang menyebabkan pembuluh tersebut melebar.

10. Demam Berdarah


Demam berdarah adalah penyakit yang disebabkan oleh virus dengue yang masuk ke dalam tubuh melalui gigitan nyamuk Aedes Aegypti (betina).

Gejala demam berdarah yang paling umum dijumpai adalah demam yang disertai dengan sakit kepala, hilang nafsu makan, mual dan muntah. Kondisi ini juga dapat ditandai dengan ruam kemerahan, nyeri di bagian belakang mata, nyeri otot, dan pembengkakan pada kelenjar getah bening.

Penderita demam berdarah umumnya sembuh sekitar 1 minggu kemudian. Namun, pada beberapa kasus, kondisi penderita dapat memburuk dan bisa berakhir dengan syok.

FAKTOR PENYEBAB GANGGUAN SISTEM PEREDARAN DARAH

Gangguan pada organ peredaran darah non keturunan dapat disebabkan karena pola hidup dan makanan yang tidak sehat. Misalnya, terlalu sering mengonsumsi makanan yang memiliki kadar kolesterol dan lemak tinggi.



Minggu, 24 Oktober 2021

SOAL CERITA TENTANG DEBIT, VOLUME & WAKTU



 DEBIT

Rumus Debit :

D = V / t


Soal Cerita Ke 1:

Sebuah infus memiliki volume 0,6 liter. Infus tersebut dipasang pada pasien pukul 06.00 WIB dan habis pada pukul 11.00 WIB. Berapa cc/menit debit dari infus tersebut?

Penyelesian:

Diketahui:

Volume = 0,6 liter = 0,6 x 1000 = 600 cc

Waktu = 08.00 - 11.00 = 5 jam = 5 x 60 = 300 menit

Ditanya:

Debit infus = .... ?

Jawab:

D = V/t

D = 600 cc / 300 menit = 600 : 300 = 2 cc/menit

Jadi debit infus tersebut adalah 2 cc/menit


Soal Cerita Ke 2:

Sebuah tandon air berisi 250 liter air. Pak Jamil menggunakan air tersebut untuk menyiram rumput dengan menggunakan selang. Setelah Pak Jamil menyiram selama 20 menit, isi tandon air sisanya 10 liter. Berapa liter/detik debit selang tersebut?

Penyelesaian:

Diketahui:

Volume = 250 liter

Volume air yang digunakan = 250 liter - 10 liter = 240 liter

Waktu = 20 menit = 20 x 60 detik = 1200 detik

Ditanya:

Debit selang yang digunakan Pak Jamil = .... ?

Jawab:

D = V/t

V yang digunakan adalah volume air yang digunakan Pak Jamil jadi V = 240 liter

maka:

D = 240 liter / 1200 detik  --> disederhanakan = (240 : 240 = 1) / (1200 : 240 = 5) sehingga menjadi:

D = 1/5 liter/detik

Jadi debit selang yang digunakan Pak Jamil adalah 1/5 liter/detik


Soal Cerita Ke 3:

Sebuah bak mandi awalnya berisi air 80 liter, setelah diisi air dari kran selama 30 menit isi bak menjadi 170 liter. Berapa debit kran tersebut?

Penyelesaian:

Diketahui:

Volume air awal di bak mandi = 80 liter

Volume air dalam bak mandi setelah diisi air menjadi = 170 liter

Maka Volume Pengisiannya = 170 liter - 80 liter = 90 liter

Waktu pengisian air = 30 menit

Ditanya:

Debit kran air saat mengisi bak mandi = .... ?

Jawab:

D = V/t

D = 90 liter / 30 menit = 90 : 30 = 3 liter/menit

Jadi Debit air kran tersebut adalah 3 liter/menit


VOLUME

Rumus Volume:

V = D x t


Soal Cerita Ke-1

Pak Syaifi mengisi bensin mobilnya di pom bensin. Debit pompa bensin 120 dm3/menit. Pak Syaifi mengisi bensin selama 15 detik. Berapa volume bensin yang diisi Pak Syaifi?

Penyelesaian:

Diketahui:

Debit = 120 dm3/menit

 Waktu = 15 detik = 15 / 60 = 1/4 menit

Ditanya:

Volume bensin yang diisi Pak Syafii = .... ?

Jawab:

V = D x t 

V = 120 dm3/menit  x  1/4 menit




Jadi volume bensin yang diisi oleh Pak Syafii adalah 30 dm3 

 

Soal Cerita Ke-2:

Sebuah tangki mobil awalnya berisi bensin sebanyak 20 liter. Kemudian Edo mengisi bensin pada mobil tersebut dengan debit selang bensin 10 liter/menit. Tangki mobil tersebut penuh dalam waktu 3,5 menit. Berapakah volume penuh tangki mobil tersebut?

Penyelesaian:

Diketahui:

volume isi bensin awal di mobil = 20 liter

Debit selang bensin = 10 liter/menit

Waktu = 3,5 menit

Ditanya:

Volume penuh tangki mobil = .... ?

Jawab:

Volume pengisian bensin = D x t 

Volume pengisian bensin = 10 liter/menit  x  3,5 menit = 35 liter

Volume penuh = Volume awal + Volume Pengisian

Volume Penuh = 20 liter + 35 liter = 55 liter

Jadi Volume penuh tangki mobil tersebut adalah 55 liter 


Contoh Soal Cerita Ke-3:

Siti mengisi 3 ember air menggunakan kran air dengan debit 5 liter/menit. Setelah 9 menit ketiga ember tersebut telah terisi penuh. Waktu perpindahan pengisian air dari ember satu ke yang lain di abaikan. Berapakah volume setiap ember tersebut?

Penyelesaian:

diketahui:

Banyak ember = 3 buah

debit kran air pengisian =  5 liter/menit

Waktu pengisian 3 ember = 9 menit

Ditanya:

Volume setiap ember = .... ?

Jawab:

V = D x t

Volume ketiga ember = 5 liter/menit   x   9 menit  =  45 liter

Jumlah ember = 3

Volume setiap ember = volume 3 ember : 3

Volume setiap ember = 45 liter : 3 = 15 liter.

Jadi Volume setiap ember adalah 15 liter


WAKTU

Rumus Waktu pada Debit :

t =  V / D


Contoh Soal Cerita Ke-1:

Sebuah bejana berbentuk balok mempunyai volume 24 liter. Bejana tersebut akan diisi air dengan debit 3 liter/menit. Berapa menitkah waktu yang diperlukan untuk mengisi bejana tersebut?

Penyelesaian:

Diketahui:

Volume = 24 liter

Debit = 3 liter/menit

Ditanya:

Waktu yang dibutuhkana untuk memenuhi bejana = .... ?

Jawab:

t = V/D

t = 24 / 3 = 8 menit

Jadi waktu yang dibutuhkan untuk mengisi penuh bejana tersebut adalah 8 menit


Contoh Soal Cerita Ke-2:

Sebuah kolam volume penuhnya adalah 1200 liter. Kolam tersebut sudah terisi air 400 liter. Jika Edo ingin mengisi penuh kolam tersebut dengan pompa air dengan debit 40 liter/menit. Butuh waktu berapa lama Edo dapat memenuhi kolam tersebut?

Penyelesaian:

Diketahui:

Volume penuh kolam = 1200 liter 

Sudah terisi air = 400 liter

Volume yang perlu di isi = 1200 - 400 = 800 liter

Debit pompa air = 40 liter/menit

Ditanya:

Waktu yang dibutuhkan untuk memenuhi kolam tersebut = .... ?

Jawab:

t = V / D  atau   t = V : D

t = 800 liter  :  40 liter/menit

t = 800 : 40 = 20 menit

Jadi waktu yang dibutuhkan Edo untuk memenuhi kolam tersebut adalah 20 menit


Contoh Soal Cerita Ke-3:

Seorang pasien dipasang infus dengan volume 0,6 liter oleh perawat. Debit infus tersebut adalah 2 cc/menit. Jika perawat memasang infus tersebut pada pukul 07.00 WIB, pukul berapakah perawat tersebut memasang infus lagi yang baru?

Penyelesaian:

Diketahui:

Volume infus = 0,6 liter = 0,6 x 1000 = 600 cc

Debit infus = 2 cc/menit

Ditanya:

Pukul berapakah perawat kembali mengisi infus= .... ?

Jawab:

Langkah pertama, mencari waktu yang diperlukan untuk menghabiskan infus tersebut:

t = V / D    atau   t = V : D

t = 600 cc : 2 cc/menit

t = 600 : 2 = 300 menit = 300 : 60 = 5 jam

Langkah Kedua, menambahkan pukul pengisian infus dengan waktu yang diperlukan infus tersebut habis.

07.00 + 5 jam 

07.00  +  05.00 = 12.00

Jadi perawat akan mengisi lagi infus pada pasien tersebut pada pukul 12.00 WIB




Demikian materi matematika hari ini!

Meskipun kelihatan sulit tetapi jika kalian tetap semangat belajar dan mencoba mengerjakan berkali-kali maka akan mudah.

Tetap semangat.....


BAHASA INDONESIA BAB 1 - INFORMASI TERSURAT DAN TERSIRAT

  "Menemukan Informasi Tersirat serta Menilai Informasi Benar dan Tidak Benar dalam Teks" 1. Memahami Jenis Informasi dalam Teks S...